Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bupati Amuk Petugas Puskesmas Tolak Korban Kecelakaan, UGD Buka Sampai Jam 5 Sore

Bupati Amuk Petugas Puskesmas Tolak Korban Kecelakaan, UGD Buka Sampai Jam 5 Sore Bupati Amuk Petugas Puskesmas Tolak Korban Kecelakaan. Instagram jayalah.negriku ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Pelayanan masyarakat tentu harus dimaksimalkan di setiap daerah. Tujuannya tentu untuk membantu masyarakat yang tengah kesusahan. Terutama pelayanan masyarakat bidang kesehatan seperti Puskesmas.

Bupati Solok Epyardi Asda baru-baru ini mengamuk kepada petugas Puskesmas karena pelayanannya yang tidak bagus. Mereka berani menolak korban kecelakaan yang hendak berobat. Alasannya pun bikin miris. Mereka beralasan jika jam kerja telah habis. Mendengar hal itu pun membuat Bupati Solok marah.

Melansir dari akun Instagram jayalah.negriku, Selasa (15/6), simak ulasan informasinya berikut ini.

UGD Buka Sampai Jam 5 Sore

Bupati Solok kedapatan mengamuk kepada petugas Puskesmas. Hal ini lantaran melihat pelayanan mereka kepada masyarakat yang tidak bagus. Terlebih saat mengetahui jam operasional UGD hanya sampai jam 5 sore. Padahal, UGD harus tetap buka selama 24 jam.

bupati amuk petugas puskesmas tolak korban kecelakaan

Instagram jayalah.negriku ©2021 Merdeka.com

"Ini kan artinya yang jaga bukan IGD. Ini kan maksudnya dia jam dinasnya kamu bukannya IGD. Kamu sekolahnya di mana? Masak kamu menghasilkannya ini. Ini jam dinasnya bukan IGD, IGD itu 24 jam. Kan saya instruksikan kemarin, semua harus ada 4 orang stand by. Jangankan hari-hari biasa, sabtu minggu saya harus 4 orang stand by saya bilang. Kamu menghasilkannya ini? Ini IGD harus stand by 4 orang," amuk Bupati Solok Epyardi Asda.

Pelayanan Rusak & Hancur

Sebelumnya, Bupati Solok ini sudah melakukan sosialisasi dan memberikan perintah untuk membuka UGD selama 24 jam. Sesuai dengan aturan-aturan yang ada. Namun siapa sangka, Puskesmas ini justru mangkir dari perintahnya. Sontak saja, Epyardi mengatakan pelayanan di Kabupaten Solok hancur dan rusak."Ini akibat pelayanan di Kabupaten Solok hancur. Masak IGD kamu bilang jam 5 sudah enggak bisa kerja lagi. Kamu ada enggak waktu saya panggil IGD ketemu Bupati, apa perintah saya?," tanyanya. bupati amuk petugas puskesmas tolak korban kecelakaan

Instagram jayalah.negriku ©2021 Merdeka.com

"Stand by di Puskesmas. Waktu itu saya tidak bilang sampai jam 5 sore Pak. Jadi waktu teman-teman mengapakan (tanda tangan) surat ini Pak, biasanya stand by dinas sore dinas malam kami lakukan Pak. Setelah surat ini keluar katanya untuk kita itu dinas sampai jam sesuai dengan surat ini Pak," jelas salah satu wakil Puskesmas."Tapi ini kan dinas, yang stand by di sini tetap harus ada 24 jam. Di mana-mana, di dunia yang namanya IGD tuh 24 jam," lanjut Bupati Solok"Mohon izin, barang kali kami salah dalam pengabdian," ujar wakil dari Puskesmas itu."Salah kamu tapi rusak pelayanan saya kepada masyarakat. Bagaimana cara kerjanya kamu," amuk Bupati Solok.

Kronologi Korban Kecelakaan

Epyardi Asda memaparkan kronologi korban kecelakaan yang ditolak oleh pihak Puskesmas. Diketahui korban ditolak lantaran jam kerja yang telah habis. Padahal korban sudah terbaring di teras depan UGD Puskesmas tersebut.bupati amuk petugas puskesmas tolak korban kecelakaan

Instagram jayalah.negriku ©2021 Merdeka.com

"Orang kecelakaan itu sudah terbaring dibawa oleh masyarakat duduk di situ. Lalu diketok-ketok tidak ada yang jawab, orang itu keluar ada bidan, bidan nolak. Alasannya di luar jam dinas dia, dia dinas cuma sampai jam 2 siang jam 5 sore. Padahal ini UGD, tugas mereka hanya sampai jam 5 sore. Saya tidak mengerti dasarnya apa karena saya lihat mohon maaf tingkat pelayanan kabupaten Solok memang paling hancur," ungkapnya masih emosi.

ASN Tolak Kerja

Herannya, mereka memiliki surat pernyataan menolak kerja alias tidak mau kerja. Bahkan, surat tersebut telah ditanda tangani oleh petugas Puskesmas. Di surat pernyataan ini juga ditempel materai.bupati amuk petugas puskesmas tolak korban kecelakaan

Instagram jayalah.negriku ©2021 Merdeka.com

"Ini ada suratnya tadi tuh, surat pernyataan tidak mau tugas ditanda tangani. Inilah birokrasi lingkaran setan semuanya. Ada surat menolak untuk kerja, ini yang repot kaya kaya begini. Lihat nih surat ini, menolak untuk kerja dan tidak ada tindakan apa-apa. Dengan gagah lagi ini, pakai materai lagi. Pakai materai untuk nolak kerja, ASN ini," sambungnya.

Video Bupati Solok Amuk Petugas Puskesmas

Berikut video Bupati Solok amuk petugas Puskesmas karena menolak korban kecelakaan.

      View this post on Instagram

A post shared by dave.martinus (@jayalah.negriku)

(mdk/tan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP