Begini Kehidupan Malam di Kota Jeddah Arab Saudi, Banyak Cewek Indonesianya
Merdeka.com - Terdapat momen tak terduga yang jarang tersorot di pusat Kota Jeddah Arab Saudi. Ternyata ada malam tertentu yang ramai dikunjungi cewek Indonesia, sebagian besar memperlihatkan para wanita yang bekerja sebagai TKI di sana.
Kehidupan malam disuguhkan hingga larut di sebuah tempat, tepatnya di Corniche atau biasa disebut Jeddah Waterfront (JW). Mereka kerap berkumpul untuk menghabiskan waktu sampai tengah malam. Bahkan sekitar pukul 01.00 waktu Arab Saudi (WAS) pun masih ramai.
Bagaimana kehidupan malam di sana? Apa yang dilakukan mereka? Simak ulasannya berikut ini.
Berjumpa Kumpulan Wanita

Channel YouTube Faiz Slamet ©2021 Merdeka.com
Melansir dari kanal YouTube Faiz Slamet yang mengabadikan momen kehidupan malam wanita Tanah Air di Jeddah. Tak disangka kala itu ia bertemu sekumpulan wanita yang baru selesai belanja.
Mereka berasal dari Sumbawa, Lombok dan Sunda. Banyak wanita yang merupakan TKI itu, tengah menikmati suasana malam, terutama saat hari libur.
"Libur tiap Jumat. Kerja di Syarikah, kerjanya kayak di rumah, jam-jaman atau bulanan. Dari siang si kita pergi, tadi dari jam 9 atau 10. Tapi nanti jam 9 malam harus sudah di camp lagi," ucap Baedah.
Kehidupan Malam Cukup Bebas, Banyak Orang Indonesia
Para TKW tersebut sudah dua tahun bekerja di Jeddah, Arab Saudi. Setiap minggunya akan menghabiskan waktu dengan berkumpul di Corniche, sebagai pusatnya orang-orang menikmati suasana malam.
"Ada banyak si, ada orang Indonesia, Afrika, Filipina, banyak. Aku sudah dua tahun lebih. Iya setiap minggu ke sini," terang Baedah.

Channel YouTube Faiz Slamet ©2021 Merdeka.com
Lain halnya dengan beberapa kota di Arab Saudi yang lain. Di Corniche kehidupan malamnya terbilang cukup bebas.
"Ini ternyata beginilah di Kota Jeddah, beda dengan Kota Mekkah dan Kota Thaif ya. Di sini agak bebas juga ya. Kalau di Jeddah itu kayak di Indonesia," kata Faiz.
Semua TKI Keluar di Malam Hari

Channel YouTube Faiz Slamet ©2021 Merdeka.com
Kendaraan berlalu lalang, taksi dengan sopir orang Indonesia pun acap kali terlihat. Disebutkan, para TKI dari Syarikah dan pabrik akan keluar untuk berkumpul di sana, baik untuk berbelanja, makan, nongkrong, atau sekadar berjumpa sesama WNI.
"Ternyata banyak orang Indonesia di malam hari itu pada keluar di Kota Jeddah ya. Karena di Jeddah kehidupan malam. Orang-orang Syarikah keluar semua. Menghabiskan malam di Corniche," ungkap seorang pria.
Ditambah lagi, Corniche benar-benar dipenuhi orang Indonesia yang kerap disangka pendatang dari Filipina.
"Kalau di sini, banyak orang kita (Indonesia) tapi sudah banyak paroan sama orang Filipina. Kalau nggak tahu, kita dikira orang Filipina. Paling banyak di sini, taksinya orang Indonesia," ujar pria TKI yang lain.
Banyak Cewek Cantik Sampai Tengah Malam
Tak sedikit toko yang memanjakan mata. Wilayah Corniche ramai dari pasar hingga mall. Demi memuaskan para TKI menikmati malam, pusat perbelanjaan itu akan buka sampai tengah malam.
"Kalau malam ini bisa sampai jam 23.30 sampai 24.00 masih buka. Tapi kalau mall masih ramai, bisa sampai jam 01.00. Lihat ini, sudah kaya orang Filipina," terangnya.

Channel YouTube Faiz Slamet ©2021 Merdeka.com
Kembali mengejutkan, dikemukakan bila di Corniche itu ada banyak cewek cantiknya. Sehingga cocok bagi para pria yang ingin cuci mata.
"Kalau mau cuci mata ya ke sini. Bagi yang bujang-bujanglah, biasanya ke sini. Saya nggak munafik, kalau ada cewek cantik depan mata ya tetap saja dilihat," ujar pria itu sembari tertawa.
(mdk/kur)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya