6 Makanan Buka Puasa Ramadhan yang Sebaiknya Dihindari
Merdeka.com - Makanan buka puasa sudah mulai diburu hari ini. Sajian-sajian menggugah selera sudah mulai terbayang untuk dimakan nanti saat berbuka. Namun, tahukah kalian ada beberapa makanan buka puasa yang sebaiknya dihindari.
Salah-salah, makanan buka puasa tersebut justru bisa mengganggu sistem pencernaan. Berikut makanan buka puasa Ramadhan yang sebaiknya dihindari dilansir dari Liputan6.com, Jumat (24/4/2020).
Makanan Pedas
Pertama, ada makanan pedas yang sebaiknya dihindari saat berbuka puasa. Bukan tanpa alasan yang tidak jelas. Kandungan pada cabai terdapat senyawa capsaicin yang menimbulkan rasa pedas.
Perlu untuk diketahui, senyawa tersebut mampu menimbulkan iritasi pada dinding lambung. Tidak hanya itu, senyawa capsaicin juga bisa menyebabkan timbulnya reaksi asam dan membuat perut menjadi nyeri dan kram. Tidak menutup kemungkinan, makanan pedas bisa menyebabkan diare.
Buah Nangka
Buah nangka seakan menjadi salah satu buah-buahan yang cocok dikonsumsi saat buka puasa. Namun, siapa sangka buah nangka menjadi salah satu makanan buka puasa Ramadhan yang sebaiknya dihindari. Berhati-hatilah sebab buah nangka memiliki kandungan gas di dalamnya.
Kandungan inilah yang mampu menimbulkan berbagai macam masalah pada pencernaan. Mulai dari perut kembung, buang gas terus menerus hingga diare. Selain itu, buah nangka juga mampu memicu naiknya asam lambung seseorang. Bila kalian memiliki riwayat penyakit lambung, sebaiknya hindari buah nangka saat berbuka puasa.
Buah Mangga Muda
Buah mangga muda menjadi makanan buka puasa Ramadhan selanjutnya yang harus dihindari. Tingkat keasaman yang tinggi mampu menyebabkan gangguan pencernaan di saat perut sedang kosong. Biasanya, buah mangga muda terdapat pada olahan rujak.
Untuk itu, hindari mengonsumsi buah mangga muda saat berbuka puasa dan perut dalam keadaan kosong seharian. Jika memang menginginkan konsumsi buah mangga saat berbuka, pilih yang matang dan manis.
Buah Kedondong
Makanan buka puasa yang sebaiknya dihindari berikutnya yakni buah kedondong. Seperti hal nya pada buah mangga muda, buah kedondong juga memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi. Tak heran, buah kedondong bersanding dengan buah mangga di makanan olahan rujak.
Tingkat keasaman yang dimiliki buah kedondong tidak cocok dirasakan saat berbuka puasa. Hal ini lantaran dapat menimbulkan gangguan-gangguan pada sistem pencernaan. Terutama saat perut masih kosong seharian karena berpuasa. Jika memang menginginkannya, lebih baik konsumsi makanan berkarbohidrat terlebih dulu sebelum makan buah kedondong.
Jeruk Nipis
Meski bisa melepaskan dahaga, sebaiknya hindari mengonsumsi buah jeruk nipis saat berbuka puasa. Sebab, jeruk nipis mampu menimbulkan masalah kesehatan bagi tubuh. Seperti sebelumnya, hal ini disebabkan oleh tingkat keasaman pada buah jeruk nipis.
Rasa asam tersebut mampu mengikis dinding lambung kalian. Sehingga memicu naiknya asam lambung. Jika ditambahkan dengan es batu, hal itu justru bisa membuat sakit perut. Maka dari itu, sebaiknya hindari mengonsumsi buah jeruk nipis saat berbuka puasa.
Buah Durian
Terakhir, makanan buka puasa yang sebaiknya dihindari adalah buah durian. Sebenarnya, buah durian memiliki kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh. Mulai dari vitamin B6, vitamin C, tiamin hingga kalium. Bahkan, dengan mengonsumsi 100 gram buah durian sudah bisa memenuhi 7 persen asupan kalori harian tubuh.
Sayang, buah durian juga memiliki kandungan gas yang cukup tinggi. Hal ini tentu dapat membuat asam lambung menjadi naik. Jika tetap memaksakan mengonsumsi, ada kemungkinan perut kalian terasa tidak nyaman dan sakit.
(mdk/dea)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya