Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Cara Menghadapi Orang Bipolar, Beri Bantuan Sejak Dini

5 Cara Menghadapi Orang Bipolar, Beri Bantuan Sejak Dini Ilustrasi Bipolar. Ilustrasi Bipolar ©2019 Merdeka.com/Liputan6.com (sumber: unsplash)

Merdeka.com - Cara menghadapi orang bipolar perlu diketahui. Bipolar sendiri merupakan salah satu gangguan kejiwaan yang dapat menyerang siapa saja. Bahkan, tanda-tanda yang dimiliki oleh sang penderita pun seringkali tak disadari oleh dirinya sendiri dan orang-orang di sekitar.

Gangguan bipolar tersebut tentu bisa mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Bahkan, parahnya hal ini bisa saja mengganggu karier hingga masa depan sang penderita.

Tak jauh berbeda dengan gangguan psikologis yang lain, bipolar juga memerlukan bantuan dan dukungan dari orang lain. Lingkungan yang tepat akan memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi sang penderita bipolar hingga mampu bangkit dari keterpurukan.

Lantas, apa saja sebenarnya cara menghadapi orang bipolar dengan tepat tersebut? Simak ulasan selengkapnya berikut ini seperti yang merdeka.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Kenali Tanda-tanda Bipolar

Pertama, cara menghadapi orang bipolar yakni dengan mengenali tanda-tandanya. Meski Anda menemukan gejala bipolar yang terdapat pada seseorang dalam lingkungan Anda, namun hal ini bisa dipastikan terlebih dahulu dengan berkonsultasi secara medis.

diorder

©2016 Merdeka.com

Berikut beberapa tanda-tanda yang bisa dikenali sebelum anda menerapkan cara menghadapi orang bipolar.

Hypomania

Tanda pertama yang bisa kenali adalah hypomania lantaran umum terjadi pada penderita. Hypomania adalah energi luar biasa yang ada di tubuh penderita. Alhasil, dirinya akan lebih mudah untuk tertawa dan merasa gembira secara berlebihan.

Bicara Cepat

Penderita bipolar biasanya akan memunculkan ide secara tiba-tiba. Saat ide mengalir di dalam otaknya, penderita akan banyak bicara mencurahkan segala isi hati dan pikirannya pada saat itu juga. Hal ini dapat sangat mudah diamati.

Depresi

Tanda-tanda berikutnya yang juga identik dengan bipolar adalah depresi. Usai merasa gembira secara berlebihan, biasanya dirinya akan mudah sedih dan merasa depresi hingga stres kronis bahkan tidak mampu melakukan kegiatan seperti biasanya.

Mudah Tersinggung

Penderita bipolar seringkali merasa tersinggung pada beberapa hal yang sebenarnya tak memiliki hubungan dengan dirinya. Biasanya, penderita akan mudah sekali untuk marah pada hal-hal yang tak sesuai dengan keinginan. Gejala ini ditakutkan bisa menjadi pemicu hal-hal berbahaya dan mengancam orang lain.

Muncul Ide Tiba-Tiba

Kelebihan dari para penderita bipolar ialah sisi kreativitasnya yang tak terbatas. Saat suasana hati sedang tinggi dan gembira, penderita bipolar akan menemukan banyak ide. Banyak ide yang muncul di kepalanya terkait dengan pekerjaan ataupun kegiatan kegemaran hingga kehidupan pribadinya.

Berkelakuan Sembrono

Tanda-tanda selanjutnya adalah perilaku impulsif atau yang seringkali disebut dengan sembrono. Penderita dapat melakukan berbagai hal yang tidak konsisten dengan apa yang biasanya dilakukan.

Dengarkan Isi Hati Penderita

Bagi Anda yang telah memahami tanda-tanda penderita bipolar, maka alangkah baiknya untuk memberikan dorongan dan motivasi. Maka, cara menghadapi orang bipolar yang pertama adalah dengan mendengarkan isi hati sang penderita terlebih dahulu.

disorder

©www.youtube.com/Dominique Dejean

Bukan tanpa alasan, jika Anda mengetahui isi hatinya, maka langkah tepat untuk menghadapi penderita bipolar pun menjadi semakin terlihat. Sebisa mungkin, jadilah pendengar yang baik bagi para penderita. Ajak sang penderita untuk terus mengungkapkan keluh kesahnya.

Meski pembahasannya seringkali melompat dari satu hal ke hal yang lain, namun ada baiknya untuk terus mengikuti alur yang diceritakan kepada Anda. Dengan berbagi isi hati serta keluh kesah, maka beban pikiran pada penderita bipolar dapat menjadi sedikit lebih ringan.

Ajak Berolahraga

Selanjutnya, cara menghadapi orang bipolar yakni dengan mengajaknya untuk beraktivitas fisik. Semakin banyak melakukan aktivitas, maka kesehatan tubuh sang penderita bipolar pun akan semakin terjaga.

011 tantri setyorini

©2018 Merdeka.com/Pexels

Lakukan olahraga ringan namun secara rutin. Ajak sang penderita untuk meluapkan isi hatinya tatkala sedang melakukan olahraga. Beri pula perhatian kepada sang penderita bipolar untuk mengonsumsi asupan bergizi dan seimbang.

Temukan Hobi Baru

Cara menghadapi orang bipolar yang berikutnya yakni dengan membantu sang penderita untuk menemukan ataupun melakukan hal baru. Coba berbagai kegiatan positif yang sama sekali belum pernah dilakukannya.

001 siti rutmawati

©www.earthwalkcommunity.com

Penderita bipolar akan mendapatkan sensasi rileks serta tenang untuk menjalani rutinitas sehari-harinya. Tak hanya itu, sisi kreativitas dan daya berpikirnya pun akan terus terasah. Tak mustahil, berbagai pikiran negatif pun bisa menghilang sehingga penderita akan jauh dari hal-hal yang membahayakan.

Beri Dukungan untuk Melakukan Perawatan Obat

Hal terpenting bagi para penderita bipolar adalah mendapatkan tindakan medis berupa obat-obatan. Maka dari itu, cara menghadapi orang bipolar yang tepat selanjutnya yakni dengan mendukungnya untuk mendapatkan pengobatan secara rutin dan aman.

011 febrianti diah kusumaningrum

shutterstock

Bila perlu, temani sang penderita di setiap momennya untuk bertemu dengan psikiater hingga mengonsumsi obat-obatan. Tunjukkan bahwa ada banyak orang yang memiliki kepedulian terhadapnya meski sang penderita mengalami kondisi psikis berbeda dari umumnya.

(mdk/mta)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP