Masjid Baiturrahman Aceh, Saksi Tsunami hingga Kemegahannya
Merdeka.com - Pada pusat kota berdiri masjid yang menjadi ikon Kota Banda Aceh, Masjid Baiturrahman Aceh. Masjid ini sudah berdiri kokoh sejak zaman pemerintahan Sultan Iskandar Muda 1612. Bangunan ini juga menjadi saksi kedahsyatan tsunami Aceh 26 Desember 2004 silam.
©2021 Merdeka.com/Bisa Munthe
Luas bangunan dalam Masjid Raya Baiturrahman mencapai 4.000 meter persegi yang mampu menampung 13.000 jemaah. Dari segi arsitektur, bangunan ini dipilih dengan gaya India yang khas dengan kubah hitam mengkilap. Uniknya, kubah hitam ini dibangun dari sirap kayu keras yang digabung menjadi ubin.
©2021 Merdeka.com/Bisa Munthe
Tak hanya itu saja, lantai Masjid Baiturrahman dilapisi marmer dari Tiongkok yang membuat lantai menjadi sejuk. Kesan megah masjid ini semakin didukung dengan interior dinding, jendela kaca dan lampu hias serta batu-batu bangunan yang berasal dari Belanda. Setiap detail bangunan dibuat semenarik mungkin.
©2021 Merdeka.com
Penampakan keseluruhan Masjid Baiturrahman. Halaman masjid yang luas, lahan terbuka yang hijau dan kolam di depan masjid membuat suasana masjid jadi semakin hikmat juga mengagumkan.
©2021 Merdeka.com
Masjid kebanggaan kota Aceh menjadi wisata religi favorit bagi para wisatawan. Keindahan Masjid Baiturrahman Aceh ini mampu memanjakan mata para wisatawan. Tak lupa para wisatawan mengabadikan momen saat berada di kawasan masjid ini. (mdk/nis)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya