Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Zynga keluarkan USD 2 triliun lebih untuk beli Rovio?

Zynga keluarkan USD 2 triliun lebih untuk beli Rovio? Salah satu seri game Angry Birds di smartphone (© iBtimes.com)

Merdeka.com - Masih ingat dengan Zynga? Beberapa waktu lalu <a title="Zynga" href="http://www.merdeka.com/teknologi/zynga-akan-memisahkan-diri-dari-facebook.html">Zynga</a> telah memutuskan untuk keluar dari Facebook yang pernah membesarkan namanya. Pada saat masih tergabung dengan Facebook, Zynga berhasil mengeruk keuntungan berlipat-lipat. Banyak pengguna Facebook menggemari game-game yang diciptakan Zynga.

Dengan nama besar dan dana yang tidak bisa dikatakan sedikit lagi, Zynga ternyata tertarik dengan satu game yang sangat populer dan menjadi salah satu game dua dimensi paling digemari tahun 2011 silam yaitu Angry Birds.

Rovio telah menciptakan beberapa seri untuk gamenya tersebut, seperti Angry Birds, Angry Birds, Angry Birds Seasons, Angry Birds Rio, dan <a title="Angry Birds Space" href="http://www.merdeka.com/teknologi/kini-tiba-waktunya-angry-birds-menjelajah-ruang-angkasa.html">Angry Birds Space</a>.Baru-baru ini, Rovio juga telah merilis seri terbaru yang berlokasi di <a title="pantai" href="http://www.merdeka.com/teknologi/setelah-dari-angkasa-luar-kini-angry-birds-berperang-di-pantai.html">pantai</a>.

Bukan hanya digemari dan terdapat beragam seri, Zynga menangkap satu peluang bisnis untuk segera menggaet Angry Birds. Sebenarnya, wacana untuk membeli Angry Birds ini sudah dilakukan Zynga pada bulan November tahun lalu, namun Rovio menolak jumlah uang yang ditawarkan oleh Zinga tersebut.

Lebih dari jumlah uang yang dikeluarkan oleh <a title="Facebook untuk mengakuisisi Instagram" href="http://www.merdeka.com/teknologi/facebook-beli-instagram-sebesar-usd-1-miliar.html">Facebook untuk mengakuisisi Instagram</a> yang hanya sebesar USD 1 triliun, Zynga berani membayar Ruvio sebesar USD 2.5 triliun untuk mengakuisisi Angry Birds.

Hari ini (17/04), Zynga kembali mencoba untuk mengakuisisi Angry Birds. Tidak tanggung-tanggung, apabila di tahun 2011 kemarin, Zynga hanya ingin membeli gamenya saja, kali ini pencipta game Farmville ini ingin membeli Ruvio sebagai pencipta Angry Birds seharga USD 2 triliun. Namun Beefjack.com mengungkapkan bahwa hal ini masih sebatas rumor belaka dan belum ada kepastian serta bukti yang memperkuat isu pengakuisisian tersebut.

Menurut Bloomberg.com, Juru Bicara Ruvio Sini Matikainen belum mau memberikan komentar seputar hal ini. Hal tersebut juga dilakukan oleh Juru Bicara Zynga Dani Dudeck. Dia juga belum mau memberikan komentar atau konfirmasi mengenai rumor pembelian Ruvio oleh Zynga.

Seorang Analisator dari Wedbush Securities Inc. Michael Pachter mengatakan bahwa dengan mengakuisisi Ruvio maka Zynga akan mendapatkan keuntungan berlipat-lipat. Memang tidak bisa dipungkiri, Angry Birds memiliki daya tarik tersendiri sehingga perusahaan-perusahaan besar seperti Zynga, Facebook dan Google ingin mengakuisisinya, karena dalam tiga hari saja, <a title="Angry Birds Space" href="http://www.merdeka.com/teknologi/kini-tiba-waktunya-angry-birds-menjelajah-ruang-angkasa.html">Angry Birds Space</a> telah diunduh sebanyak lebih dari 10 juta kali. Oleh karenanya, hal tersebut adalah salah satu alasan kenapa Zynga ngebet ingin menarik Ruvio menjadi salah satu bagian dalam perusahaannya. (mdk/das)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP