XL Uji coba Teknologi 'LTE-Advanced License Assisted Access'
Merdeka.com - PT XL Axiata Tbk (XL) sudah merencanakan untuk bisa meningkatkan kualitas layanan internet super cepat. Untuk memastikan layanan ini benar-benar super cepat, XL tidak ragu melakukan uji coba teknologi terbaru. Salah satunya adalah mengimplementasikan LTE-Advanced LAA (License Assisted Access). Bekerjasama dengan perusahaan penyedia teknologi jaringan asal Swedia, Ericsson, XLmelangsungkan uji coba teknologi ini.
Menurut Chief Service Management Officer XL, Yessie D. Yosetya, mengatakan, layanan internet super cepat ini benar-benar super cepat dan stabil. Layanan ini akan bisa menjadi sarana bagi akses ke berbagai jenis layanan data secara prima, terutama layanan video dengan kapasitas besar.
"Prediksi kami, pada perkembangan selanjutnya, akses ke layanan video akan semakin meningkat. Akhirnya, kita akan sama-sama sepakat bahwa semakin baik kualitas layanan 4G, akan menghadirkan bukan saja kepuasan, namun juga manfaat yang juga maksimal. Semua ini kami lakukan agar pelanggan akan benar-benar mendapatkan manfaat sesuai yang diharapkan dari layanan XL 4G LTE," ujarnya di Jakarta, Jumat (6/11).
Yessie menambahkan, uji coba testing dan demo ini XL lakukan antara lain dengan tujuan mempersiapkan diri secara baik dan end to end dari berbagai aspek, baik teknis, regulasi, terminal, dan aplikasi serta layanan untuk pelanggan.
XL mendalami seluruh aspek untuk persiapan adopsi teknologi terbaru ini di Indonesia. Estimasinya, pada pertengahan tahun 2016 mendatang teknologi ini sudah bisa diimplementasikan. Untuk implementasi teknologi ini XL juga menunggu izin dari pemerintah.
Technology LTE-Advanced LAA adalah bagian dari perkembangan teknologi LTE-A (LTE-Advanced) yang menggabungkan frekuensi yang dimiliki oleh operator yaitu licensed band 900 MHz, 1800 MHz, 2100 MHz, dengan frekuensi un-licensed di 5 GHz yang bisa digunakan bersama dengan pelayanan WiFi. Kegunaan teknologi ini adalah untuk meningkatkan kecepatan menjadi lebih maksimum sampai dengan 300 Mbps dan memberikan kapasitas LTE menjadi lebih besar, yaitu dari 150 Mbps menjadi 300 Mbps.
Teknologi LTE-A LAA sendiri masih baru dalam standarisasi 3GPP. Ketersediaan BTS yang support LTE-LAA dari Ericsson seperti RBS 6402, yang didemokan pada kesempatan kali ini, baru akan tersedia secara komersial di sekitar kuartal pertama tahun depan. Sementara itu, terminal untuk pelanggan baru akan tersedia sekitar pertengahan 2016.
Saat ini, sebagian besar infrastruktur jaringan milik XLsudah siap untuk implementasi 4G LTE. Infrastruktur XL juga sudah siap untuk implementasi LTE-Advanced (LTE-A) yang menggunakan metode Carrier Aggregation (CA) atau penggabungan bandwidth LTE di spektrum 1800 MHz, 2100 MHz, dan 900 Mhz.
Pergelaran LTE-A harus di lakukan dengan sinkronisasi ketersediaan terminal/handset yang mendukung layanan LTE-A ini di pasar dan tentunya didahului oleh optimasi penggunaan spektrum yang di miliki oleh XL (dari 10 MHz menjadi 15MHz dan kemudian 20 MHz).
XL telah menggelar layanan 4G secara komersial di Medan, Bogor, Yogyakarta, Mataram, Denpasar, dan Surabaya. Pada November 2015 ini, XL akan meluncurkan layanan internet cepat 4G LTE di Bandung, dan menyusul Jakarta sebelum akhir tahun. Dalam waktu yang tidak lama, XL juga akan segera memperluas layanan ini ke beberapa kota lainnya d Indonesia. Hingga akhir tahun 2015 ini layanan 4G XL ditopang oleh total sekitar 2.500 unit BTS 4G. (mdk/lar)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya