XL lepas 2500 menara ke Protelindo senilai Rp 3,6 triliun
Merdeka.com - PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) akhirnya dinyatakan sebagai pemenang tender untuk penjualan 2500 menara dari XL. Nilai penjualan tersebut Rp 3.6 triliun.
Pembayaran transaksi seluruhnya dalam bentuk tunai tanpa komponen lain baik saham maupun pembayaran yang ditangguhkan.
"Kemarin kami sudah tandatangan dengan Protelindo senilai Rp 3,6 triliun," ujar Direktur Finance XL Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin di Menara Prima, Jakarta, Selasa (29/03).
Meski 2500 menara telah dijual ke Protelindo, XL dan Protelindo juga sepakat untuk menyewakan kembali 2.432 menara kepada XL untuk jangka waktu 10 tahun.
XL juga mendapatkan persyaratan sewa yang kompetitif sebagai penyewa utama yang memberikan manfaat bagi XL berupa penghematan atas belanja modal dan biaya operasional perusahaan. Dari penyewaan menara itu, biaya untuk sewa Rp 10 juta per bulan per tower.
"Kami akan menggunakan dana hasil penjualan untuk mengoptimalkan neraca keuangan," kata Presiden Direktur XL Dian Siswarini.
Dalam transaksi ini, XL menggunakan Merrill Lynch sebagai penasihat keuangan eksklusif operator itu. Sementara Macquarie Capital bertindak sebagai penasihat keuangan eksklusif untuk Protelindo atas transaksi ini.
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya