Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wow, transaksi Harbolnas 2016 bisa lebih dari Rp 6 Triliun!

Wow, transaksi Harbolnas 2016 bisa lebih dari Rp 6 Triliun! Harbolnas 2016. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Hari belanja online nasional (Harbolnas) tahun ini yang berlangsung mulai 12 hingga 14 Desember ini diprediksi menghasilkan transaksi hingga Rp 6,3 triliun. Ini dengan asumsi transaksi Harbolnas yang memasuki tahun kelima ini mencapai 2-3 kali dari transaksi tahun lalu.

Miranda Suwanto, Ketua Panitia Harbolnas, menjelaskan nilai transaksi Harbolnas tahun lalu menggunakan riset Nielsen yang menyebutkan Rp 2,1 triliun untuk Harbolnas yang berlangsung selama tiga hari tersebut.

"Pada 2015, transaksi Harbolnas mencapai Rp 2,1 triliun, ini hasil riset Nielsen. Tahun ini kami harapkan nilai tranksaksi bisa naik dua hingga tiga kali lipat, karena jumlah pesertanya juga meningkat," kata Miranda Suwanto, saat keterangan pers Harbolnas 2016, di Jakarta, Rabu (7/12).

Menurut Miranda, Harbolnas pada 12-14 Desember tahun ini diikuti oleh 200 pelaku e-commerce. Naik 48,6 persen dari tahun lalu.

Harbolnas tahun ini memiliki tema Indonesia Online, untuk mengajak masyarakat Indonesia merasakan pengalaman berbelanja online yang mudah, nyaman, dan aman.

"Tawaran menarik dari partisipan tahun ini sangat banyak, seperti diskon hingga 95 persen, buy 1 get 1 free, undian berhadiah mobil, gratis biaya pengiriman, tambahan cashback, dan free gife away," ujar dia.

Winardi Cristian Lim, Campaign Strategist Mataharimall.com, juga menyetujui nilai transaksi Harbolnas 2016 akan tumbuh 2-3 kali lipat dibandingkan Harbolnas tahun lalu. Namun, jika dibandingkan hari biasa, nilai transaksinya bisa naik 10 kali lipat.

"Produk-produk yang bakal laku adalah smartphone, produk fashion, alat-alat kesehatan karena banyak pengguna memiliki resolusi baru terkait berat badan di tahun baru," ujar Winardi yang dijumpai di sela-sela keterangan pers Harbolnas 2016.

Menurut dia, lebih dari 40 persen transaksi di Mataharimall saat Harbolnas nanti datang dari Pulau Jawa. Karena faktor daya beli dan penetrasi smartphone yang tinggi di pulau ini.

Henky Prihatna, Country Industry Google Indonesia, menambahkan, selain produk fashion dan gadget berikut aksesoris, produk lain yang banyak dicari dalam event seperti Harbolnas ini adalah produk beauty, personal care, serta produk kebutuhan bayi.

"Karakter konsumen online di Indonesia, biasanya kalau ada kegiatan seperti ini, sebulan sebelumnya sudah cari informasi produk apa yang mau dibeli. Kami harap raihan transaksi kegiatan ini bisa melebihi event serupa di India dan China," pungkasnya.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP