Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Vivaldi, jejaring sosial anti penyadapan

Vivaldi, jejaring sosial anti penyadapan social media. shutterstock

Merdeka.com - Platform jejaring sosial Vivaldi disebutkan tengah menyasar pasar penggila teknologi dengan produk barunya. Mereka menawarkan jejaring sosial dengan konsep baru: bebas dari kegiatan mata-mata pihak manapun.

Seperti yang dilansir oleh Reuters (3/2), Vivaldi nantinya akan membatasi gerak periklanan agresif dan tangan usil pemerintah yang coba mengambil data dari para pengguna. Dengan begitu, nantinya jejaring sosial ini akan jadi solusi di tengah maraknya tindakan mata-mata terhadap Facebook dan jejaring sosial lainnya.

Jejaring sosial asal Islandia ini juga menjamin adanya privasi pengguna serta kebebasan berbicara. Pengguna akan diberikan sistem pengamanan terenkripsi sehingga data mereka tidak bisa digunakan pihak lain.

"Fokus utama kami adalah kutu komputer karena mereka biasanya membutuhkan keamanan, privasi, dan fungsionalitas lebih pada jejaring sosialnya. Namun banyak juga orang biasa yang khawatir dengan hal ini," kata von Tetzchner, pendiri Vivaldi yang juga pendiri Opera.

Layanan yang bisa diakses lewat Vivaldi.net saat ini baru melayani fitur dasar social media seperti berbagi foto, surat, chat, blog, dan diskusi. Kemungkinan akan ada fitur lainnya di masa mendatang.

"Saya tak menjamin mampu mengecoh NSA, jadi saya tak akan berjanji. Namun kami tak ragu memastikan bahwa ini merupakan alternatif terbaik di luar sana. Ini alasan kami melakukannya lewat Islandia," tutupnya.

(mdk/nvl)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP