Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Virus ini ciptakan follower palsu di Instagram

Virus ini ciptakan follower palsu di Instagram Ilustrasi follower palsu Instagram. ©2013 Mashable.com

Merdeka.com - Memiliki banyak follower di jejaring sosial seperti Twitter dan Instagram tentu menjadi hal yang menyenangkan. Namun follower tersebut tidak semuanya asli.

Dalam situs jejaring sosial, jumlah follower yang tinggi dapat dijadikan sebagai ajang untuk mengeruk keuntungan dalam bidang marketing. Dilansir dari Mashable (18/8), pada saat ini, virus juga dapat digunakan untuk membuat follower palsu.

Virus dalam jaringan online dulu banyak digunakan untuk mencuri data kartu kredit, namun kini virus dikembangkan untuk menciptakan follower dan memberikan 'like' palsu pada Instagram.

Virus yang dikembangkan untuk tujuan ini disebut dengan Zeus. Layanan virus Zeus ini digunakan untuk melipat gandakan jumlah follower dan like di suatu akun untuk mendongkrak iklan pemasaran dan hashtag tertentu.

Yang lebih menarik adalah harga untuk follower dan like palsu tersebut cukup mahal. Seribu Instagram like dibanderol dengan harga USD 30 atau sekitar Rp 312 ribu. Sedangkan seribu follower Instagram palsu dibanderol dengan harga USD 15 atau sekitar Rp 163 ribu.

Paket follower dan like palsu ini dijual di forum hacker internet, forum yang sama yang digunakan untuk menjual data kartu kredit.

Pihak Instagram sendiri berusaha untuk menutup akun palsu tersebut. Salah seorang juru bicara Instagram mengungkapkan, "Kami berusaha keras untuk membatasi spam dalam layanan kami dan melarang pembuatan akun yang tidak resmi". (mdk/fra)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP