Vine dan Twitter setengah-setengah hapus pornografi
Merdeka.com - Twitter dan Vine baru saja mengubah kebijakan pelanggannya untuk mencegah peredaran pornografi. Sayang, hal ini dilakukan setengah-setengah.
Seperti yang dilansir IBTimes (7/3), foto dan video yang mengandung konten seksual dan dewasa akan segera dihapus dari jejaring sosial tersebut. Namun, untuk konten yang masih memiliki nilai artistik, meskipun mengandung pornografi, akan dipertahankan.
Menurut Twitter, hal ini dilakukan karena tidak cocok dengan komunitas penggunanya. Ditakutkan, ketidakcocokan ini justru akan menimbulkan masalah jika tidak diselesaikan sendiri oleh Twitter.
"Untuk lebih dari 99 persen pengguna kita, hal ini takkan mengubah apapun. Untuk sisanya, kami tak punya masalah dengan konten seksual eksplisit di internet -- kami hanya tak mau jadi rujukan untuk hal itu," tulis Vine yang merupakan layanan mirip Instagram dari Twitter.
Twitter mengatakan akan menghapus gambar porno dari profil pengguna mulai dari foto profil, header, dan background. Namun, untuk konten porno dari situs luar tidak akan ditindak dan tetap dibiarkan.
Vine sendiri menyatakan tidak masalah dengan konten berisi gambar telanjang asalkan masih mengandung unsur seni. Foto dan video seperti demonstran bugil, ibu menyusui anaknya, dan model bugil di kelas seni adalah konten yang akan tetap dilindungi Vine.
(mdk/nvl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya