Video kadet AL Thailand 'tumbuk' iPhone hebohkan YouTube
Merdeka.com - Di Indonesia, banyak sekolah-sekolah yang menerapkan larangan membawa ponsel atau smartphone ke sekolah. Jika melanggar, biasanya si HP akan disita oleh pihak sekolah.
Berbeda dengan tanah air, akademi angkatan laut (AL) Thailand memberikan hukuman jauh lebih berat pada kadet-kadet mereka. Para taruna muda itu disuruh menghancurkan HP mereka sendiri.
Kira-kira itulah yang diperlihatkan oleh video di YouTube yang diunggah oleh channel DooDClip. Video berdurasi 1 menit 30 detik itu menunjukkan beberapa smartphone Samsung dan iPhone yang sudah berjejer di bawah para kadet tadi.
Saat para kadet itu ditanyai oleh seseorang yang kemungkinan senior atau pihak sekolah, terlihat beberapa buah beton besar berbentuk kubus sudah duduk manis di samping smartphone-smartphone tadi.
"Kamu baru saja membelinya kan? Mahal pasti?" ujar sang senior.
Hanya beberapa detik setelah mengeluarkan pertanyaan bernada menyindir itu, si senior langsung menyuruh kadet-kadet itu untuk mengambil beton tadi dan memakainya untuk menghancurkan smartphone mereka.
Berkat aksi penumbukan smartphone dan iPhone itu, video ini sempat menghebohkan Facebook, YouTube, dan masih banyak sosial media lain. Sayangnya, bukan komentar positif yang diterima, justru komentar pedas dari netizen.
"Buang-buang uang saja," ujar akun Milli yang masuk di kolom komentar YouTube.
Sementara itu, media lokal Thailand juga mengkritisi hukuman yang disebut sudah tidak zaman itu.
"Sebuah sekolah militer yang fokus pada komunikasi dan teknologi informasi tidak melihat sebuah smartphone sebagai alat belajar, tetapi sebuah batu sandungan yang harus dihancurkan. Militer Thailand harus merubah cara berpikir mereka," ujar Bangkok Post.
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya