[Video] Gila? Pria ini relakan tangan dipatok ular 'Black Mamba'!
Merdeka.com - Di dunia ular, Black Mamba dikenal sebagai salah satu 'dewa kematian'. Ular asal Afrika ini diklaim sebagai ular darat paling cepat sekaligus salah satu yang paling beracun di dunia.
Berdasarkan data Taman Nasional Kruger di Afrika Selatan, dua tetes racun Black Mamba cukup untuk membunuh satu manusia dewasa. Racun Black Mamba mengandung zat neurotoksin yang bisa melumpuhkan saraf dengan tingkat kematian 100 persen bila tidak segera diberi anti racun.
Namun, ada satu manusia di Bumi ini yang kebal terhadap racun Black Mamba. Dia adalah Tim Friede, seorang ilmuwan amatir dari Wisconsin, Amerika Serikat.
Lewat beberapa video yang diunggah ke YouTube, Tim membiarkan dirinya dipatok ular Black Mamba hingga beberapa kali. Bahkan salah satunya adalah ular Taipan, ular paling mematikan di muka Bumi.
Ajaibnya, Tim tidak menunjukkan gejala keracunan sama sekali. Apa rahasianya? Ternyata, sejak 16 tahun silam Tim melakukan eksperimen 'gila' dengan menyuntikkan racun ular-ular berbahaya ke tubuhnya. Pria itu tercatat menyuntikkan racun ke tubuhnya sebanyak 160 kali lebih!
Untungnya dewi fortuna berada di sisinya, Tim tidak mati dan tubuhnya justru mengembangkan sistem imun untuk menangkal racun ular. Cara ini sekilas mirip proses vaksin yang biasa dilakukan pada bayi, namun tidak untuk ditiru karena eksperimen ini sangat berbahaya.
Sumber: Science Channel (YouTube), Wikipedia
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya