Twitter salahkan Facebook yang menyerahkan data ke pemerintah
Merdeka.com - Pihak Twitter dan Google yang menyayangkan keputusan Facebook untuk mengungkapkan jumlah permintaan data pribadi penggunanya ke Pemerintah Federal kepada publik.
Seperti dikutip Softpedia (15/6), pernyataan pihak Twitter tersebut diungkapkan oleh Direktur hukum Twitter Ben Lee melalui akun pribadinya segera setelah berita tentang kesepakatan Facebook dengan Pemerintah Federal tersebut dibuat.
"Kami setuju dengan Google, sangat penting untuk dapat mempublikasikan jumlah permintaan keamanan nasional, termasuk pengungkapan FISA secara terpisah," katanya dalam sebuah tweet.
Facebook sendiri memang baru saja mencapai kesepakatan dengan pemerintah untuk mengungkapkan beberapa informasi tentang hubungan mereka dengan skandal NSA. Sejauh ini, mereka hanya mengatakan bahwa pihak berwenang telah meminta data pada hampir 19 ribu pengguna dalam enam bulan terakhir tahun 2012.
Namun, pihak Facebook tidak bersedia untuk mengungkapkan informasi apa yang telah mereka berikan ke pihak pemerintah dalam bentuk laporan transparansi yang jelas.
Pekan lalu, Edward Snowden, karyawan lama NSA dan CIA telah membocorkan program pengawasan NSA, termasuk PRISM, yang dikatakan dapat mengakses data pengguna dari beberapa raksasa internet. (mdk/dzm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya