Twitter bikin fitur perketat akun provokatif
Merdeka.com - Twitter baru saja mengumumkan terkait kehadiran fitur terbarunya. Ada tiga fitur yang dibuatnya untuk keamanan dari akun-akun penyebar konten provokatif.
Tiga di antaranya adalah pencegahan pembuatan akun-akun baru yang berisikan konten-konten melecehkan, fitur pencarian aman, serta memindahkan Tweet yang melecehkan, merendahkan, dan berpotensi mengancam ke bagian bawah.
Akun-akun baru yang berisikan konten melecehkan seperti yang terjadi belum lama ini. Twitter menjamin akun tersebut sudah 'dibunuh' dan tak akan bisa mereka membuat akun baru. Sementara itu, fitur 'pencarian aman' yang menghilangkan konten sensitif serta Tweet dari akun tersebut akan diblokir dari 'hasil pencarian'. Walaupun jenis konten seperti ini dapat saja ditemukan jika Anda dengan sengaja mencarinya, namun konten tersebut tidak akan mengacaukan hasil pencarian lagi ke depannya.
Selanjutnya adalah mengidentifikasi dan memindah respon-respon (Replies) yang kasar, melecehkan, merendahkan serta berpotensi menyebarkan ancaman ke bagian bawah; dan mendahulukan percakapan yang lebih relevan ke bagian awal.
Ketiga pembaruan ini akan diluncurkan secara global. Namun dikarenakan beberapa algoritma masih secara spesifik berdasarkan bahasa, maka perubahan akan diawali dalam basis bahasa Inggris lebih dahulu. Semua bahasa yang tersedia di Twitter akan menyusul setelahnya secara bertahap.
Menurut VP of Engineering Twitter, Ed Ho, dibuatnya tiga fitur keamanan ini tidak lain karena ingin memberikan rasa nyaman bagi para penggunanya.
"Menjadikan Twitter sebagai tempat yang lebih aman adalah fokus utama kami. Kami mendukung kebebasan berekspresi bagi semua orang agar mereka dapat melihat semua sisi dari beragam topik," ujar Ho melalui keterangan tertulisnya, Rabu (8/2).
Namun demikian, kata Ho, kebebasan berekspresi menjadi tidak nyaman saat penyalahgunaan dan pelecehan terjadi sehingga membungkam dan meredam beragam ekspresi.
"Twitter tidak akan menoleransi hal tersebut dan kami terus mengembangkan berbagai upaya baru untuk menghentikan penyalahgunaan serta pelecehan terhadap pengguna," tambah dia.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya