Timeline Ice Bucket Challenge populer di internet (2)
Merdeka.com - [Sambungan dari halaman 1]
Setelah melakukan aksi tersebut, Jeanette mengatakan bahwa Ice Bucket Challenge dilakukan sebagai tanda kepedulian terhadap para penyandang ALS.
"Apabila Anda tidak mau menerima tantangan ini, maka Anda harus membayar donasi sebesar USD 100 ke yayasan Anthony yang didedikasikan kepada keluarga-keluarga para penderita ALS," jelas Jeanette.
Setelah dia membuat video tersebut dan mengunggahnya ke Facebook pada tanggal 16 Juli 2014 dengan hashtag pertama yaitu #takingiceforantsenerchiajr dan #StrikeOutALS serta menominasikan beberapa orang lainnya, ternyata apa yang dia lakukan diminati oleh banyak orang.
Aksi guyur badan tersebut menyebar secara cepat dari saudara, teman sampai dengan orang lainnya dan mereka semua mengunggah foto maupun video terkait aksi itu di jejaring sosial.
Popularitas aksi guyur badan tersebut semakin menyebar ketika tanpa sengaja seorang penderita ALS lainnya yang bernama Pat Quinn dari Yonkers, New York, yang juga memiliki mutual friend yang sama di Facebook melihat aksi tersebut dan menyebarkannya.
Sekali lagi karena Facebook, aksi guyur badan tersebut juga diketahui seorang pengguna jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg bernama Pete Frates yang merupakan teman dari Quinn. Frates sendiri juga adalah seorang penderita ALS.
Setelah mengetahui aksi guyur badan untuk menggalang dana bagi orang-orang sepertinya, Frates kemudian pada tanggal 31 Juli 2014 mengunggah satu video di Facebook tanpa mengguyur badannya dengan hashtag #StrikeOutALS dan #Quinnforthewin. Dari hashtag dan video tersebutlah Ice Bucket Challenge menyebar luas di internet dan jejaring sosial.
Sampai tanggal 13 Agustus saja, ada sebanyak 2,2 juta tweet yang berkaitan dengan Ice Bucket Challenge dan sekitar 2,4 juta video tentang aksi guyur badan tersebut diunggah ke Facebook sampai dengan tanggal 18 Agustus lalu. Dan hashtag yang paling sering digunakan adalah #IceBucketChallenge.
Tidak sedikit dari orang biasa, sampai dengan selebritis, orang-orang penting dan terkemuka, olahragawan sampai dengan petinggi di suatu perusahaan, seperti Bill Gates, Mark Zuckerberg sampai Cristiano Ronaldo melakukannya. Hanya saja, Presiden Amerika Serikat Barrack Obama tidak mau melakukannya dan memilih untuk membayar 'upeti' sebesar USD 100.
Dalam peraturan Ice Bucket Challenge ini, siapa saja yang berani melakukannya hanya perlu mendonasikan uangnya sebesar USD 10 saja dan yang menolak atau tidak berani harus membayar sebesar USD 100. Sampai tanggal 19 Agustus 2014, The ALS Association telah menerima sumbangan sebesar lebih dari USD 22,9 juta.
ALS atau penyakit neuron motorik ini merupakan penyakit saraf yang menyerang neuron yang mengendalikan otot lurik. Neuron motorik terletak di dalam otak, batang otak dan sumsum tulang dan berfungsi sebagai unit pengendali dan komunikasi yang menghubungkan sistem saraf dengan otot lurik (Wikipedia).
Sumber: Dari berbagai sumber (mdk/das)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya