Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

TikTok Ambil Langkah Blokir Akses RT dan Sputnik

TikTok Ambil Langkah Blokir Akses RT dan Sputnik Ilustrasi TikTok. ©Reuters

Merdeka.com - TikTok akhirnya mengambil langkah seperti media sosial lain terkait dengan invasi militer Rusia ke Ukraina. Dilaporkan Engadget, Rabu (2/3), perusahaan milik ByteDance telah turut memblokir akses ke dua media partisan pemerintah Rusia di Uni Eropa. Dua media itu ialah Sputnik dan RT.

Dengan demikian, TikTok tidak lagi memposting kedua konten dari media itu ke audiens di UE. Begitu juga halaman serta konten mereka tidak lagi dapat diakses oleh pengguna. Hal itu diungkapkan oleh juru bicara TikTok.

Langkah TikTok datang ketika Facebook, Twitter, YouTube, dan Microsoft juga menindaknya. Facebook juga mengatakan pada Senin lalu bahwa mereka memblokir akses ke dua publikasi itu. Twitter pun akan melabeli semua tweet dari akun media pemerintah Rusia. Tindakan itu muncul setelah perintah yang lebih luas dari pejabat Uni Eropa untuk melarang RT dan Sputnik.

Senada dengan TikTok, Apple juga baru saja memutuskan menyetop penjualan seluruh produknya di Rusia gara-gara invasi militernya ke Ukraina. Hal itu diumumkan secara resmi oleh perusahaan. Dilaporkan CNN, Rabu (2/3), perwakilan perusahaan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka sangat prihatin tentang invasi Rusia.

Apple juga mengatakan telah membatasi akses ke layanan digital, seperti Apple Pay, di Rusia, dan membatasi ketersediaan aplikasi media pemerintah Rusia di luar negeri.

"Minggu lalu, kami menghentikan semua ekspor ke saluran penjualan kami di negara itu. Apple Pay dan layanan lainnya telah dibatasi. RT News dan Sputnik News tidak lagi tersedia untuk diunduh dari App Store di luar Rusia," kata pihak Apple. (mdk/faz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP