Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terapkan Kecerdasan Buatan, Gmail Blokir 100 Juta Lebih Email Spam

Terapkan Kecerdasan Buatan, Gmail Blokir 100 Juta Lebih Email Spam Logo Google. © newyorker.com

Merdeka.com - Layanan email milik Google, Gmail, kini bisa memblokir lebih dari 100 juta email spam tiap harinya. Hal ini bisa dilakukan setelah Google menerapkan framework kecerdasan buatan (AI) berbasis machine learning, TensorFlow.

Kecerdasan buatan ini dipakai untuk membantu Gmail menerapkan filter pesan spam di kotak masuk milik penggunanya.

Ketimbang bulan lalu, jumlah pesan spam yang diblokir kini lebih dari 100 juta email spam. Meski begitu, Google tak menyebut berapa banyak pesan spam yang diblokirnya sebelum mereka menerapkan TensorFlow.

Saat ini, Google memiliki lebih dari satu miliar pengguna di dunia. Dari jumlah tersebut, berbekal kecerdasan buatan, Gmail bisa memblokir 10 pesan spam per pengguna.

Namun, Google menyebut Gmail selama ini telah memblokir 99,9 persen spam di platform-nya.

"Secara skala, penambahan 100 juta email spam yang diblokir itu bukanlah hal mudah," kata Product Manager of Counter Abuse Technology Google Neil Kumaran, seperti dikutip dari The Verge via Liputan6.com, Jumat (7/2).

"Menemukan tambahan pesan spam semakin sulit, namun TensorFlow sangat bagus untuk menutup celah itu," tutur Kumaran.

Sebelumnya Google telah menggunakan AI untuk mem-filter pesan-pesan yang mengandung spam. Filter bebasis aturan ini bisa memblokir spam, sementara, machine learning mencari pola baru yang bisa menyarankan Gmail tentang adanya email yang tak bisa dipercaya.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Agustin Setyo Wardani (mdk/faz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP