Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tahun 2021, pelanggan smartphone di kawasan ini jadi 850 juta

Tahun 2021, pelanggan smartphone di kawasan ini jadi 850 juta Ilustrasi smartphone. ©Shutterstock/Robert Kneschke

Merdeka.com - Berdasarkan dari hasil riset Ericsson mengenai mobility report pada kawasan Asia Tenggara dan Oceania menunjukkan bahwa pelanggan selular di regional itu akan melebihi 1 miliar pada akhir tahun 2015. Jumlah tersebut adalah 13 persen dari total keseluruhan pasar global.

"Sementara itu, pelanggan smartphone akan meningkat tiga kali lipat di lima tahun mendatang, mencapai sekitar 850 juta pada tahun 2021 di kawasan yang sama," kata Head of Ericsson wilayah Asia Tenggara dan Oceania, Sam Saba dalam keterangan resminya, Kamis (3/12).

Peningkatan itu juga memengaruhi jumlah penggunaan data aktif bulanan smartphone yang akan meningkat sangat banyak dari rata-rata 1,2 Gb di tahun 2015 menjadi 9 Gb pada tahun 2021.

"Dengan kenaikan jumlah pengguna smartphone, maka berimbas juga ke peningkatan total trafik yang akan melesat naik 12 kali lipat tahun 2021," jelas Dia.

Di samping pertumbuhan trafik mobile broadband, kata Dia, berdampak pula pada banyaknya konsumen yang berbondong-bondong migrasi ke paket data volume yang lebih tinggi. Pada tahun 2015, 40 persen pelanggan di wilayah ini berlangganan paket mobile broadband dengan kuota 5GB.

"Namun, hasil juga menunjukkan bahwa sekitar 40 persen hanya memanfaatkan 50 persen dari kuota data paket mobile broadband mereka, hal tersebut mengungkapkan bahwa banyak pengguna di wilayah ini memiliki lebih banyak data untuk diakses," terangnya.

(mdk/lar)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP