Sulit cari SDM IT, Axioo pilih didik lulusan SMK
Merdeka.com - Timmy Theopelus, Direktur Axioo Class Program, mengatakan industri IT dihadapkan pada kondisi kritis SDM. Mendapatkan SDM yang sesuai dengan standar industri semakin sulit terbukti dengan banyaknya pelaku industri IT yang memasang iklan lowongan kerja di berbagai media. Di sisi lain, dunia vokasi (SMK dan Politeknik) menjadi salah satu penyumbang pengangguran tertinggi di Indonesia saat ini.
Hal ini berdasarkan data Biro Pusat Statistik tahun 2015 yang menyatakan Indonesia memiliki kurang lebih 7.2 juta pengangguran terbuka di mana peringkat pertama diduduki oleh lulusan SMK.
Oleh sebab itu, pihaknya mencari siswa unggul dan lulusan sekolah kejuruan untuk mengikuti pendidikan dan bergabung menjadi karyawan Axioo melalui program yang diberi nama Axioo Development Program. Hingga akhir tahun ini, Axioo menargetkan merekrut hingga seribu siswa SMK yang akan ditempatkan sebagai Axioo Product Specialist.
"Melalui program ini Axioo bermaksud menyiapkan SDM yang siap kerja dan mampu bersaing dengan SDM Asia Tenggara pada era Masyarakat Ekonomi Asean sekarang ini. Selain itu, Axioo memberikan kesempatan kerja kepada para siswa lulusan SMK binaan Axioo yang tergabung dalam Axioo Class Program," ujarnya di Jakarta, Selasa (5/4).
Dari tahap awal perekrutan yang dilakukan di wilayah Kuningan, Rembang, dan Klaten terkumpul sebanyak 500 siswa mendaftarkan diri, dan dari jumlah tersebut tersaring sekitar 80 siswa untuk mengikuti pelatihan Axioo.
"Ke depannya kami akan lebih intensif melakukan recruitment di seluruh SMK binaan Axioo di seluruh Indonesia guna memenuhi kebutuhan ribuan tenaga kerja baru bagi industri kami," jelas Timmy.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya