Startup Indonesia 'Bizzy' tambah bos baru jebolan Microsoft
Merdeka.com - Perusahaan rintisan asal Indonesia, Bizzy mengumumkan penambahan personil baru di jajaran eksekutifnya.
Nama Norman Sasono kini menduduki posisi Chief Innovation Officer (CIO) Bizzy. Jika melihat sepak terjang Norman, dirinya sudah 15 tahun memiliki pengalaman dalam industri pengembangan perangkat lunak, dimulai dari pengalamannya sebagai developer, arsitek, dan kemudian CTO di perusahaan-perusahaan lokal dan multinasional besar seperti Microsoft dan Intimedia.
Dalam keterangan resminya disebutkan pada posisi terakhirnya di Microsoft, Norman memimpin dan membangun timnya di Indonesia yang terdiri dari para pengembang dan arsitek startup. Dia pun mementori banyak startup di Indonesia yang tergabung dalam inkubator.
"Norman telah membangun platform dari beberapa perusahaan terbesar di Indonesia untuk sektor keuangan dan asuransi. Kami senang memiliki seseorang dengan visi dan keahlian seperti beliau bergabung dengan kami dalam perjalanan untuk secara radikal mengubah cara perusahaan berbelanja,” kata Peter Goldsworthy, CEO dan Pendiri Bizzy.
Nah, penunjukkan Norman diharapkan mampu mendorong bisnis marketplace B2B untuk suplai perlengkapan dan layanan bisnis yang dimiliki Bizzy. Dia juga akan bertugas memperbaiki cara perusahaan melakukan proses pengadaan dan membangun portal benefit pegawai bergaya Amerika Serikat.
Norman mengaku cukup senang bisa bergabung dengan Bizzy. Pasalnya, Bizzy dinilain sebagai startup yang telah menunjukkan pertumbuhan pendapatan bulanan yang kuat, memvalidasi product-market fit mereka di pasar yang luas.
"Kami akan bekerja dengan pelanggan untuk menghasilkan produk dengan tingkat keunggulan teknologi internasional, membantu menyederhanakan cara pembelanjaan perusahaan, dan menciptakan standar baru dalam memberikan employee benefit," ujar Norman.
Sebagai CIO baru, Norman akan mengekspansi satu kategori yang secara mengejutkan kini muncul di perusahaan Indonesia, mereplikasi model Silicon Valley: Fasilitas Karyawan (Employee Perks).
"Kami melihat semakin banyak kecenderungan di mana tim HR menjadi pusat dari pembelanjaan kantor. Mereka menginvestasikan waktu yang banyak dalam memikirkan cara untuk menjaga tim mereka tetap bahagia. Sudah ada beberapa contoh baik yang menunjukkan hal ini." ujar Goldsworthy.
Bizzy adalah sebuah marketplace untuk mencari dan menyediakan perlengkapan bisnis, inventori, dan jasa. Bizzy mentransformasi cara bisnis melakukan procurement dalam organisasi, memungkinkan semua pemangku saham untuk berkolaborasi secara efisien. Kami membantu perusahaan di seluruh jajaran dan ukuran industri termasuk UKM, retailer, departemen pemerintahan, lembaga pendidikan dan perhotelan.
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya