Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sosial travel startup Burufly mendapat investor baru

Sosial travel startup Burufly mendapat investor baru Burufly. ©Pinterest.com

Merdeka.com - Burufly , sosial travel startup nomor satu di Indonesia semakin memantapkan diri dengan datangnya dua investor baru yang mendukung aplikasi tersebut.

Seperti press release yang diterima oleh merdeka.com (05/04), dua perusahaan baru telah bersedia memberikan dukungannya terhadap aplikasi tersebut. Dua investor baru ini adalah Walden International dan Batavia Incubator.

Walden Internasional merupakan salah satu pelopor perusahaan venture capital, sedangkan Batavia Incubator sendiri adalah perusahaan gabungan Indonesia Corfina Group dengan Jepang Rebright, yang memiliki jaringan lokal yang luas.

Dengan tambahan ini, maka Burufly sekarang telah didukung oleh tiga perusahaan yaitu Walden International, Batavia Incubator, dan investor pertamanya, Ardent Capital.

Kedua pihak investor baru yang diwakilkan oleh Loo Hock Voon, selaku Managing Director Walden International dan Suryanto Wijay, selaku Direktur perusahaan Batavia Incubator, sama-sama optimis bahwa nantinya Burufly ini akan mempunyai masa depan yang baik dan juga perkembangan yang pesat.

Burufly sendiri sekarang telah memiliki anggota sekitar 380 ribu orang. Aplikasi ini juga setiap harinya rata-rata membagikan tiga ribu foto tujuan destinasi di Indonesia yang disertai hampir 3 juta tautan (mau, pernah, comment).

Dengan adanya dua investor baru ini, Peter Goldsworthy, selaku Presiden Direktur Burufly, yakin bahwa ke depannya Burufly akan menempati posisi tiga besar aplikasi panduan tujuan wisata di kawasan Asia Tenggara. (mdk/dzm)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP