Smartfren: Yogyakarta jadi kota ketiga yang paling haus internet
Merdeka.com - Yogyakarta sebagai kota yang terkenal dengan Kota Pelajar, ternyata memiliki peranan penting bagi Smartfen. Pasalnya, konsumsi Data di kota ini terbilang banyak setelah Surabaya.
"Yogyakarta itu bagi Smartfen punya kontribusi yang luar biasa. Para pengguna Smartfen di sini, pada haus Data semua," ujar Munir SP, VP Technology Relations and Special Project, Smartfen, kepada Merdeka.com saat acara Drive Test di Yogyakarta, Kamis (26/05).
Dikatakan Munir, Yogyakarta termasuk 5 kota besar di Jawa yang haus Data. Berdasarkan catatannya, beberapa kota di di Jawa yang masuk dalam Lima besar di antaranya, Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Malang, dan Bandung.
"Kalau setelah Lima kota besar itu ada Denpasar, Bali," tuturnya.
Saat acara drive test jaringan di Yogyakarta, Merdeka.com pun sempat menjajal layanan Data milik Smartfen dengan menggunakan aplikasi nPerf di dua titik lokasi. Seperti di daerah Jalan Parangtritis, kecepatan download layanan 4G LTE milik Smartfen mencapai 42.55 Mbps. Sementara untuk upload mencapai 4,6 Mbps.
Kemudian, pengujian kedua, dilakukan di daerah Jalan Solo Raya. Hasil dari aplikasi nPerf, menunjukan kecepatan download mencapai 38,7 Mbps. Sedangkan upload capai 5,11 Mbps.
Merdeka.com pun sempat menanyakan layanan 4G LTE kepada para pengguna Smartfen di Kota Pelajar ini. Menurut Fajar Kurniawan, seorang Mahasiswa dari AA YKPN, mengatakan, merasa puas menggunakan layanan 4G LTE Smartfen. Namun, soal kestabilan layanannya masih kurang jika dibandingkan dengan kompetitornya.
"Aku lancar-lancar aja pakai Smartfren sih. Tapi, kalau dibandingkan sama Telkomsel buat kecepatan sama tapi lebih stabil Telkomsel," terangnya.
Terlepas dari itu, saat ini layanan 4G LTE Smartfen sudah menjangkau 188 kota dan kabupaten.
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya