Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Smartfren klaim operator seluler dengan pertumbuhan tertinggi

Smartfren klaim operator seluler dengan pertumbuhan tertinggi Smartfren klaim operator seluler dengan pertumbuhan tertinggi. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Smartfren Telecom Tbk memperkirakan revenue akhir tahun lalu mencapai Rp 2,4 triliun sekaligus menargetkan pertumbuhan revenue mencapai 50 persen akhir tahun ini. Smartfren juga mengklaim sebagai operator seluler dengan pertumbuhan tertinggi.

Direktur Keuangan Smartfren Antoni Susilo mengatakan sinergi infrastruktur jaringan, marketing atau penjualan, dan  operational level sejak 2010 sampai sekarang hasilnya positif terus.

"Sinar Mas, induk perusahaan kami selalu berkomitmen dalam usaha bisnisnya untuk selalu menjadi yang terbaik dan terbesar, termasuk Smartfren," katanya dalam Smartfren Business Outlook, Rabu (5/3).

Menurut dia, sepanjang 2012-2013, revenue Smartfren meningkat sampai 50 persen, jauh lebih tinggi dari penambahan pelanggan.

"Hal ini membuktikan pelanggan Smartfren telah terkondisikan lebih berkualitas. Meski belum bisa diungkapkan angka pasti revenue karena masih belum diaudit, namun saya proyeksikan sekitar Rp 2,4 triliun," katanya.

Average revenue per user (ARPU) dari Smartfren yang mencakup data dan suara adalah Rp 20 ribu, sedangkan bila hanya mempergitungkan data adalah Rp 45 ribu.

Meski masih dalam kondisi merugi, namun Antoni menjamin tahun ini EBITDA akan bergerak positif. Pada 2013, EBITDA Smartfren mencapai Rp 100-150 miliar negatif.

Guna memenuhi komitmen investasi, Smartfren tahun ini menginvestasikan belanja modal hingga USD 100 juta untuk pembangunan 700 BTS baru, melengkapi yang sudah ada saat ini sejumlah 5.800 BTS.

Antoni mengatakan belanja mdal tersebut belum mencakup belanja handset Andromax, juga upgrade jaringan existing untuk ditingkatkan kapasitasnya.

(mdk/ega)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP