Skype sempat down, ini daerah yang paling parah terkena dampak
Merdeka.com - Jejaring sosial video call dari Microsoft, Skype, diguncang masalah besar kemarin malam (21/09). Platform dengan jutaan pengguna itu dilaporkan mengalami down secara global.
Berdasarkan data situs downdetector, tanda-tanda down global itu mulai terlihat pukul 15.00 WIB kemarin. Namun, beberapa jam setelahnya laporan menurun drastis. Nah, baru pukul 21.00 WIB kemarin Skype dinyatakan tidak bisa diakses oleh banyak pengguna global.
Lewat akun Twitter @SkypeSupport, Microsoft menyatakan bila pihaknya sedang mengatasi masalah tersebut.
"Kami menyadari kemunculan masalah yang mempengaruhi status Skype saat ini, dan kami sedang berusaha memperbaikinya," tulis akun @SkypeSupport, (21/09).
Di tweet keduanya, Microsoft mengungkapkan permintaan maaf atas downya Skype.
"Kami sedang berusaha memperbaiki masalah yang menyebabkan beberapa pengguna tidak bisa login dan menggunakan Skype. Kami minta maaf untuk ketidaknyamanan ini," lanjut @SkypeSupport.
Lebih lanjut, Microsoft menambahkan bila masalah ini membuat pengguna sempat tidak bisa mengganti status, kontak mereka pun nampak tidak aktif atau offline sehingga mereka tidak bisa memulai percakapan.
Namun, perlu diketahui bila layanan chatting via Skype tidak mengalami masalah sama sekali, Skype versi web, termasuk Skype untuk enterprise. Jadi, masalah hanya diderita oleh Skype versi mobile.
Berdasarkan situs Downdetector, daerah terparah yang terkena dampak downnya Skype adalah Eropa dan Jepang. Di Eropa sendiri, Inggris menjadi negara yang paling menderita pengguna Skype-nya, The Inquirer (21/09).
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya