Sistem transportasi Brisbane-Australia rentan diserang hacker
Merdeka.com - Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh tim auditor dari Queensland Audit Office (QAO) mengungkapkan hal yang mengejutkan seputar sistem manajemen lalu lintas di Brisbane. Disebutkan, sistem tersebut sangat tidak aman dan rentan terserang hacker.
Seperti yang dilansir oleh ZDNet (20/11), dalam laporannya, QAO menyebutkan bahwa mereka telah berhasil menemukan beberapa komponen sistem manajemen tersebut yang keamanannya tidak diperhatikan. Akibatnya, siapa saja bisa mengaksesnya dan melakukan hal yang tidak baik.
"Manajemen sistem lalu lintas (TMS) kota metropolitan Brisbane tidak aman. Jika sistem ini diserang, maka hacker bisa mengaksesnya dan menyebabkan kerusakan lalu lintas, gangguan umum, dan mengganggu kecepatan respon gawat darurat," kata laporan yang dikeluarkan oleh QAO.
Selain masih bisa diakses pihak luar, QAO juga menyoroti masalah keamanan dari sistem ini sendiri yang dirasa masih kurang. QAO menyebutkan mampu masuk sistem tersebut dengan mudah akibat tidak adanya pengawasan yang ketat baik dari segi pengakses maupun aktivitas yang dilakukan di dalamnya. Selain itu, juga ditemukan banyaknya pengakses sistem ini yang seharusnya tidak memiliki kepentingan apa-apa.
"Sekitar 18 persen pemegang akses ke sistem ini bukanlah karyawan," tambahnya.
Menanggapi hal ini, Departemen Perhubungan dan Transportasi bekerjasama dengan Dewan Kota Brisbane mengaku akan ambil tindakan atas lemahnya sistem ini. Kedua belah pihak menyadari bahwa sistem sepenting ini memang perlu dilakukan pengawasan.
Di sisi keamanan dunia maya sendiri Australia saat ini memang sedang dalam kondisi siaga. Berkali-kali situs pemerintahannya runtuh atau terseok-seok akibat serangan DDoS dari Indonesia. (mdk/nvl)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya