Sering jadi 'orang ketiga', kini smartphone dibenci wanita?
Merdeka.com - Siapa yang kini tidak punya smartphone? Mulai dari tukang becak, anak-anak, hingga pegawai pajak, semua memanfaatkan smartphone sebagai alat komunikasi utama. Namun, tahukah Anda bila kini smartphone semakin dibenci wanita?
Setidaknya itu yang dikatakan oleh sebuah survei terhadap ratusan wanita di Amerika. Sekitar 62 persen wanita mengaku bila smartphone merusak hubungan percintaan mereka, Daily Mail (08/12).
Menurut survei Universitas Pensylvania dan Brigman Young, wanita-wanita itu mengeluh bila smartphone mengganggu waktu mereka bersama pacar. Bahkan, satu per tiga dari responden berkata pacar mereka tidak bisa mengalihkan pandangan dari smartphone saat tengah mengobrol.
Yang lebih parah, satu per empat dari responden jengkel setelah sang pacar lebih memilih untuk chatting atau SMSan ketika tengah diajak berbicara serius.

Melihat tren tersebut, psikolog berpendapat bila kini pasangan yang sudah menjalin hubungan dalam jangka waktu yang lama cenderung 'dipaksa' untuk berkompetisi melawan smartphone demi mendapat perhatian utama.
"Dengan membuka pintu bagi teknologi untuk masuk ke dalam hubungan, konflik-konflik dapat muncul dan berpengaruh negatif terhadap kehidupan dan hubungan cinta mereka," tulis psikolog di laporan survei tersebut.
Oleh sebab itu, tidak salah bila akhirnya 75 persen wanita yang menjadi responden survei kompak menilai smartphone sebagai orang ketiga dalam hubungan mereka.
Psikolog pun akhirnya menyarankan mematikan smartphone atau mengaktifkan mode diam agar, termasuk tidak membawa smartphone saat momen-momen bersama pasangan.
Apakah Anda juga mengalami hal yang sama? (mdk/bbo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya