Samsung miskin inovasi untuk software
Merdeka.com - Salah satu produsen terbesar di Korea Selatan, Samsung, kini sepertinya siap mengakui bahwa software besutannya memang memiliki banyak masalah, seperti yang dilansir WSJ (8/10).
Tidak seperti hardware, Samsung justru percaya diri untuk urusan perangkat keras tersebut. Bahkan untuk hardware, Samsung bisa dikatakan sebagai raja. Beberapa vendor besar banyak yang memesan perangkat keras pada Samsung, sebut saja sang rival abadi, Apple.
Sudah tidak tidak diragukan lagi, hardware Samsung sudah mendunia. Namun hal tersebut berbanding terbalik dengan software yang masih terpuruk.
Kini pihak Samsung tengah memikirkan berbagai cara yang akan diterapkan guna memperbaiki produksi software. Beberapa analis menyebutkan Samsung akan mampu mengatasi itu semua dengan jalan akuisisi. Benarkah?
Baca Juga:
Galaxy Round, produk dengan layar lengkung pertama di dunia
Samsung buat handset gabungan Android dan Windows Phone
Samsung pastikan KitKat hadir di Galaxy S3, S4, Note 2, dan Mega
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya