Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Samsung Galaxy Note 7 masih banyak dipakai, apakah 'aman-aman saja?'

Samsung Galaxy Note 7 masih banyak dipakai, apakah 'aman-aman saja?' Samsung Galaxy Note 7. © cnet.com

Merdeka.com - Setelah insiden terbakarnya Samsung Galaxy Note 7 yang membuat Samsung menarik semua perangkat Galaxy Note 7 dari konsumen, ternyata masih ada sangat banyak orang yang tidak mengembalikannya.

Dilansir dari Phone Arena ternyata provider sekaligus distributor besar di Amerika Serikat, Verizon, mengaku bahwa masih banyak orang di luar sana yang masih menggunakan Galaxy Note 7. Samsung sendiri memberi pembaruan software pada Galaxy Note 7 yang bisa membuat perangkat tak lagi bisa dipakai, tidak bisa diisi daya, dan tidak bisa didaftarkan ke provider mana pun. Memaksa pengguna harus mengembalikannya ke Samsung dan mendapat ganti rugi.

Dalam pernyataannya, Verizon mengungkapkan bahwa ada ribuan orang yang masih menggunakan Samsung Galaxy Note 7 dengan mengabaikan pembaruan software dari Samsung. Uniknya, tidak ada kejadian perangkat terbakar atau meledak dari para pengguna yang tersisa ini.

Merupakan keputusan yang aneh untuk tidak mengembalikan Samsung Galaxy Note 7 tersebut ke distributor. Pasalnya pengguna tak mendapatkan pembaruan terbaru untuk perangkatnya dan aplikasi di dalamnya, resiko terbakar yang menghantui, dan ganti rugi penuh dengan harga retail dari distributor. Meski sebagai gantinya mereka tetap menikmati fitur dan spesifikasi smartphone yang harusnya jadi yang terbaik di dunia saat ini.

Untuk ganti rugi ini, Samsung sudah menelan kerugian hingga 93 Triliun Rupiah.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP