Samsung gagal prediksi kesuksesan Galaxy S6 'Edge'
Merdeka.com - Saat pertama dipamerkan ke publik, duo smartphone baru Samsung, Galaxy S6 dan S6 Edge, tidak terlalu banyak menyita perhatian publik. Setidaknya kalah di banding iPhone 6 milik Apple. Namun, minat konsumen akan Galaxy S6 'Edge' ternyata melebihi harapan Samsung.
Samsung sebelumnya memang menargetkan bisa menjual setidaknya 50 juta Galaxy S6 dan S6 Edge hingga akhir tahun 2015. Dari jumlah tersebut, setengah lebih adalah Galaxy S6. Akan tetapi, dari laporan Yonhap News, Galaxy S6 Edge lah yang menjadi buruan konsumen global.
Bahkan, dikutip dari Phone Arena (13/04), muncul laporan dari Korea Selatan yang mengatakan bila permintaan terhadap Galaxy S6 dan S6 Edge jauh melampaui capaian seri Galaxy S sebelumnya.
Sayangnya, Samsung diklaim gagal mengantisipasi permintaan Galaxy S6 Edge yang jumlahnya mencapai 50 persen lebih dari permintaan total duo Galaxy S6. Akibatnya, kemungkinan besar akan terjadi kekurangan suplai Galaxy S6 Edge ke pasaran lebih dari satu bulan ke depan.
Samsung lewat juru bicaranya sempat mengatakan bila pihaknya kesulitan mengimbangi lonjakan permintaan Galaxy S6 Edge akibat masalah produksi. Ya, penyebabnya adalah layar lengkung dua sisi Galaxy S6 Edge yang kabarnya sulit untuk dibuat dalam waktu cepat.
Duo smartphone Galaxy S6 sendiri telah resmi dijual di 20 negara terpilih sejak tanggal 10 April kemarin. Dan permintaan akan keduanya terus meningkat hingga saat ini. Bagaimana Samsung?
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya