Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saham teknologi di China terjun bebas gara-gara iPhone X kurang laku

Saham teknologi di China terjun bebas gara-gara iPhone X kurang laku iPhone X. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Apple adalah perusahaan yang punya dampak besar bagi para supliernya. Jadi, jika sebuah perusahaan jadi pemasok bagi Apple, keberuntungan benar-benar ditentukan oleh raksasa teknologi besutan Steve Jobs tersebut.

Seperti apa yang dilansir dari Bloomberg, ketika Apple mengurangi jumlah unit iPhone X yang dijual di China sebanyak 40 persen, banyak saham teknologi China anjlok.

Hal ini berdasar sebuah laporan yang menyebut bahwa salah satu pemasok Apple yakni Lens Technology, memotong pasokannya sebesar 8 persen, Selain itu, dilaporkan bahwa pabrik Foxconn di Zhengzhou disebut tak lagi mengangkat karyawan-karyawan. Hal ini membuat adanya spekulasi pada turunnya pengiriman iPhone X di China sebanyak 40 persen.

Hal ini membuat saham dari pemasok-pemasok Apple yang kebanyakan berbasis di China semuanya anjlok.

Hal ini makin panas setelah laporan sebelumnya menyebut bahwa Apple memang menurunkan target penjualan iPhone X di China karena penjualan iPhone X ditambah iPhone 8 dan 8 Plus masih kalah jumlahnya dengan penjualan iPhone 6.

Jika menurut perusahaan riset bernama JL Warren Capital LLC, masyarakat China tak membeli iPhone X karena dirasa "kurangnya inovasi menarik" yang diusung iPhone X. Buruknya adalah China adalah pasar smartphone terbesar yang tentu akan membuat gejolak yang signifikan pada pemasukan Apple jika target tak terpenuhi.

Meski demikian, saham Apple telah mencapai angka 900 milyar dollar pada tahun ini. Hal ini membuat Apple akan segera menjadi perusahaan teknologi pertama yang bernilai triliun dollar.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP