Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saat tes, mahasiswa baru di kampus ini tak boleh pakai jam tangan

Saat tes, mahasiswa baru di kampus ini tak boleh pakai jam tangan Kyoto University. © tsunagujapan.com

Merdeka.com - Smartwatch merupakan teknologi yang revolusioner beberapa tahun belakang ini. Namun, karena kecanggihannya tersebut, banyak siswa yang memanfaatkannya untuk melakukan hal-hal curang. Para siswa tersebut memakai smartwatch untuk berkomunikasi dengan orang lain atau menemukan jawaban soal ujian di internet.

Banyaknya kejadian tersebut membuat beberapa sekolah akhirnya melarang menggunakan smartwatch ketika sedang ujian. Tetapi, masalah kembali muncul karena banyak guru yang tidak bisa membedakan smartwatch dengan jam tangan biasa.

Nah maka dari itu, universitas Kyoto Jepang kini benar-benar melarang penggunaan semua jam tangan selama ujian masuk untuk calon mahasiswanya. Jika sekolah atau kampus lainnya melarang smartwatch ketika ujian, Universitas Kyoto melarang semua jam tangan.

Ketika ujian berlangsung, setiap kelas akan diberikan jam dinding besar agar tetap bisa melihat waktu walaupun tanpa jam tangan. Aturan ini jauh lebih ketat dari pada universitas lainnya, misalnya Universitas Southampton Inggris yang menyuruh jam tangan mahasiswanya ditempatkan di kantong plastik bening di depan mereka.

Namun, Universitas Kyoto sepertinya ingin lebih waspada akan kecurangan mahasiswanya karena pernah ada calon mahasiswanya yang menggunakan smartphone untuk mendapatkan jawaban tes dari internet pada tahun 2011 lalu.

(mdk/lar)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP