Saat Gojek capai 1 juta order
Merdeka.com - Siapa di antara kita tak mengenal aplikasi Gojek? Sudah pastinya, banyak orang yang sudah paham betul aplikasi pemesanan ojek tersebut meski Gojek terhitung startup yang baru dan masih menggebrak kota-kota besar saja.
Sejatinya, Gojek telah berdiri sejak 2011 namun hanya melalui sambungan telepon semata. Barulah pada tahun lalu, Gojek serius untuk membesarkan usahanya dengan menggunakan aplikasi mobile. Alhasil, usahanya itu booming dan mengundang decak kagum banyak orang.
Kebutuhan sarana transportasi yang gampang menjadi landasan kenapa Gojek bisa tumbuh pesat. Hingga saat ini, pengemudi Gojek sudah mencapai 10 ribu. Jika melihat dari banyaknya pengemudi, maka secara logis jumlah order Gojek pun akan meningkat.
Namun, ketika hal itu ditanyakan ke CEO Gojek, Nadiem Makarim, dia enggan menjawab jumlah orderannya itu.
"Pokoknya, kalau mengenai angka terkait investasi, berapa order, dan pendapatan, mohon maaf tidak bisa saya jawab," ujarnya di sebuah kesempatan.
Kendati begitu, pihak Gojek akhirnya buka suara soal jumlah ordernya, yakni sekitar 1 juta orderan. Sayangnya, mereka tak menyebutkan 1 juta order ini sejak kapan. Jumlah yang cukup fantastis bagi ukuran startup teknologi.
"Kami ingin mengucapkan sejuta terima kasih karena GO-JEK tidak akan berkembang seperti sekarang tanpa dukungan kalian semua. Ini merupakan sebuah pencapaian yang sangat membanggakan dan semoga kami bisa terus meningkatkan layanan kami untuk kebutuhan para GO-JEKERS," tulis email pihak Gojek.
Ketika dikonfirmasi tentang kesuksesan Gojek saat ini dan target order yang akan dicapai tahun depan melalui aplikasi pesan singkat, Nadiem enggan berkomentar.
Terlepas dari itu, Gojek sudah ada di empat wilayah operasional, yaitu Jabodetabek, Bandung, Surabaya dan Bali.
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya