Rusia hapus paksa konten internet yang kritik Putin
Merdeka.com - Konflik Ukraina membuat pemerintah Rusia jadi punya pekerjaan baru. Kali ini, mereka meminta para penyedia layanan internet untuk memblokir beberapa konten internet yang dianggap meresahkan.
Seperti yang dilansir Cnet (13/3), Rusia meminta konten yang berisi kritik terhadap Perdana Menteri Putin dan pemerintahannya. Beberapa ISP RUsia diperintahkan untuk memotong akses terhadap situs anti pemerintahan termasuk milik pemimpin oposisi Alexei Navalny.
"Situs-situs ini memiliki indikasi melakukan tindakan ilegal dan berpartisipasi dalam pelanggaran dari perintah yang ada," kata pemerintah.
Saat ini Putin memang jadi sorotan di negerinya sendiri karena terlibat dalam konflik Ukraina. Kebijakannya yang mencoba mengamankan Krimea kemudian jadi bahan kritikan di Rusia.
Sebelum ini, kebebasan internet Rusia memang masih dipertanyakan. Pemerintah Rusia disebut masih memegang kontrol yang kuat terhadap kebebasan internet.
(mdk/nvl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya