Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rupiah melemah, BlackBerry tak naikkan harga

Rupiah melemah, BlackBerry tak naikkan harga BlackBerry. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - BlackBerry belum akan menaikkan harga produk-produknya meski nilai tukar rupiah terus melemah terhadap dollar AS.

Managing Director BlackBerry Indonesia, Maspiyono Handoyo, mengatakan pihaknya memang sudah membicarakan soal penurunan mata uang rupiah dengan pihak distributor namun belum ada keputusan apapun.

"Kita masih menunggu, karena takutnya meski rupiah turun, namun tarif dan spare part telekomunikasi justru turun," ujarnya, Jumat (23/8).

Menurut dia, BlackBerry tetap menempatkan posisinya sebagai handset kelas menengah ke atas dengan harga di atas Rp 1,5 juta. Maspiyono mengaku tidak khwatir terhadap maraknya smartphone murah di bawah harga Rp 1 juta.

"Ada segmennya sendiri-sendiri, dan kami tetap bermain di kelas menengah ke atas, dan terbukti, pasarnya sangat bagus," tuturnya.

Berbeda dengan produk seri 10 sebelumnya, yaitu BlackBerry Z10 dan Q10, harga BlackBerry Q5 hanya berselisih tipis dengan produk black market (BM) di pasar bebas. Maspiyono mengklaim, hal itu tidak disengaja dan terkait handset tidak resmi, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah dalam penanggulangannya.

BlackBerry juga mengaku tidak meninggalkan OS 7 meski kini sudah hadir OS 10.1, karena kebutuhan setiap pelanggan sangat berbeda. OS 10.1 ditujukan bagi pelanggan yang suka games dan multimedia, sedangkan OS 7 bagi mereka yang suka layanan messaging.

Baca Juga:

Blackberry sedang terpuruk, pemerintah Kanada cuek

User guide BBM untuk Android dan iOS muncul di situs BlackBerry

Mampukah Q5 angkat pamor BlackBerry?

BlackBerry terancam tak bisa produksi smartphone lagi

BlackBerry dan Apple harus bayar BHP dan USO (mdk/ega)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP