Rahasia di balik kemurnian sumber air Patemon
Merdeka.com - Di kabupaten Jember, kawasan wisata pemandian Patemon cukup terkenal terutama dari segi keindahannya. Namun, di balik beningnya air pemandian tersebut tersimpan sebuah fakta menarik yang membuat air pemandian Patemon menjadi salah satu yang terbaik di Jawa Timur.
Air yang mengaliri kolam pemandian Patemon diketahui berasal dari sumber mata air alam yang tersambung dengan mata air di lereng pegunungan Argopuro. Kemurnian dari air Patemon pun diyakini melebihi kemurnian beberapa air kemasan yang biasa kita gunakan sebagai air minum.
Tingginya kualitas air yang tersimpan dalam sumur penampungan pemandian Patemon tidak hanya tercermin dari kejernihannya saja. Berdasarkan tes TDS (Total Dissolve Solids) yang dilakukan oleh UPTD Patemon, kadar padatan terlarut di pemandian Patemon hanya sekitar 28 ppm saja. Bahkan, alat TDS meter yang dipakai menunjukkan tingkat partikel terlarut di sumur penampungan hanya 24 ppm! Jauh lebih baik ketimbang air minum kemasan yang rata-rata memiliki partikel terlarut sekitar 70-200 ppm.
Alat TDS meter seringkali dipakai untuk mengukur kualitas air untuk konsumsi, mengingat seluruh air pasti memiliki kandungan materi (termasuk logam) yang harus dibatasi jumlah masuknya ke dalam tubuh. Semakin kecil kadar TDS, semakin semakin murni dan baik air tersebut untuk tubuh.
Di samping kadar partikel yang terlarut, faktor lain yang juga tak kalah penting mempengaruhi kualitas air konsumsi adalah tingkat keasaman atau pH. Menurut aturan WHO yang dicetuskan tahun 2006, syarat air minum yang baik adalah tidak berasa, berbau, dan mengandung zat berbahaya, bebas kuman, sudah masuk proses desinfeksi, serta mempunyai pH yang agak basa di kisaran 7,35-7,45.
Meski belum ada penelitian resmi yang mengukur kadar pH dari pemandian Patemon, pihak UPTD Patemon yakin bila pH air di pemandian tersebut cukup baik untuk kesehatan.Seperti yang kita ketahui, air dengan pH yang terlalu asam atau terlalu basa seringkali menimbulkan efek khusus pada kulit sehingga tidak bisa memberikan kesegaran sempurna.
"Orang-orang yang mandi di sana (pemandian Patemon) walaupun tidak dibilas lagi setelahnya, saat mereka pulang masih segar. Berbeda dengan pemandian lain yang berasal sumber air," ungkap Dedi Winarno, Kepala UPTD Wisata Patemon (11/09).
Uniknya, sekarang mulai banyak air kesehatan dalam kemasan yang dibuat dengan kadar pH lebih basa (alkali). Tingkat keasaman dari air botol kesehatan tersebut lebih dari 7,45. Bahkan, ada yang mencapai pH 10 atau sangat basa.
Penelitian air minum yang sangat basa memang belum banyak dilakukan pada manusia. Penelitian terhadap air minum basa sampai saat ini hanya bisa membuktikan beberapa kegunaannya saja, seperti menurunkan fermentasi usus abnormal, diare kronik, dan hiperdehidrasi lambung.
Oleh sebab itu, masih diperlukan penelitian lanjutan untuk mengetahui manfaat air basa, termasuk air murni yang ada di pemandian Patemon. Sehingga kelak air yang ada di pemandian atau sumber air Patemon bisa dimanfaatkan dalam skala yang lebih besar, tidak hanya untuk air pemandian saja. (mdk/bbo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya