Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Program Android One Google berakhir?

Program Android One Google berakhir? Smartphone Android One Indonesia. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Saat Google meluncurkan program smartphone murah Android One dengan menggandeng vendor-vendor lokal, banyak yang memprediksi bila program ini bakal sukses. Namun nyatanya sampai saat ini belum ada laporan memuaskan dari penjualan Android One. Lalu, bagaimana nasib program ini?

Berdasarkan laporan Wall Street Journal, Google tidak akan lagi membatasi pembelian komponen dari pabrikan tertentu untuk smartphone Android One. Nantinya vendor smartphone OEM (Original equipment manufacturer) bisa memilih komponen milik mereka sendiri atau menggabungkannya dengan komponen milik vendor lain, Phone Arena (05/11).

Yang mengejutkan, Google menyerahkan penentuan harga dan fitur pada vendor, tidak lagi ditentukan oleh Google. Selain itu, update OS Android yang biasanya datang dari Google pun kini sudah diserahkan pada vendor terkait sehingga bisa diprediksi bila kedatangan update OS tidak akan secepat dulu.

Kabarnya, perubahan ini muncul akibat komplain dari pihak vendor smartphone Android One yang merasa smartphone mereka sama satu dengan yang lain.

Terlepas dari komplain itu, perubahan dan kelonggaran yang diberikan oleh Google untuk vendor smartphone Android one bisa jadi akan berdampak negatif. Bayangkan saja, tanpa adanya aturan komponen, fitur, harga, dan update OS Android, nantinya Android One kemungkinan besar tidak ada bedanya dengan smartphone Android lain yang sudah ada di pasaran.

Apakah nantinya program smartphone murah Google ini akan benar-benar hilang? Kita tunggu saja kabar selanjutnya dari Google.

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP