Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Presiden Jokowi pakai Twitter, OTT Lokal: Tak masalah

Presiden Jokowi pakai Twitter, OTT Lokal: Tak masalah Akun Twitter Jokowi. ©2015 twitter/@Jokowi

Merdeka.com - Presiden RI Jokowi di bulan lalu resmi memiliki akun Twitter yang baru sebagai presiden, @jokowi. Sudah pastinya, dengan memiliki sosial media, Presiden Jokowi bisa langsung berinteraksi dengan masyarakat Indonesia melalui jejaring sosial media tersebut.

Kendati begitu, di saat Presiden Jokowi menggunakan Twitter sebagai alat komunikasi kepada masyarakat, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara baru saja mendorong tumbuhnya pemain Over The Top (OTT) lokal seperti sosial media Sebangsa dan aplikasi perpesanan IMES untuk difasilitasi bekerjasama dengan operator telekomunikasi. Alhasil, pemakaian Twitter oleh Presiden Jokowi cukup kontra dengan salah satu program Menkominfo yang ingin mengembangkan OTT lokal itu.

Menkominfo Rudiantara pun menanggapi hal tersebut. Menurutnya, alangkah baiknya OTT lokal berkembang dulu. Nantinya, ketika sudah berkembang, Presiden RI dan para pejabat negara lainnya pun akan diarahkan menggunakan sosial media atau aplikasi perpesanan nasional.

"Biarkan OTT lokal berkembang dulu. Mulai dulu lah dari kita-kita. Lingkungan kita dulu. Kita aja dulu ganti (pakai sosial media dan aplikasi perpesanan lokal)," ujarnya beberapa waktu yang lalu saat ditemui seusai buka puasa bersama Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) di Jakarta.

Hal senada juga diungkapkan oleh founder sekaligus CEO Sebangsa, Enda Nasution. Menurutnya, tak masalah jika Presiden RI tak menggunakan OTT lokal.

"Menurut saya, menggunakan Twitter gak papa, jadi tidak perlu nasionalisme membabi buta apalagi kan memang penggunanya sudah banyak, yang penting komunikasi antara Jokowi dan masyarakat terjadi, tapi alangkah baiknya kalau dukung OTT lokal juga, soal teknis, handling nya Sebangsa siap bantu kok," ujar pendiri Sebangsa yang digadang-gadang sosial medianya akan difasilitasi Kemkominfo kerjasama dengan operator telekomunikasi.

Meski begitu, CEO Sebangsa berharap sedari awal Menkominfo memberikan masukan kepada Presiden RI untuk menggunakan OTT lokal.

"Iya, tapi tanpa harus memaksa," singkatnya saat dihubungi melalui pesan singkat, Senin (06/07).

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP