Ponsel 4G murah di bawah Rp 1 juta, ini tanggapan beberapa vendor
Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, pernah mengatakan bahwa di awal November nanti akan ada ponsel 4G yang bermerek global merilis produk barunya dengan harga di bawah Rp 1 juta. Namun sayangnya, Dia enggan membeberkan siapa vendor yang akan memproduksi ponsel 4G dengan harga murah tersebut.
"Awal November ini bakalan launching. Nanti saya datang ke acaranya. Global brand ini. Adalah mereknya apa, kita lihat saja nanti," kata Rudiantara belum lama ini.
Salah satu brand ternama di Indonesia, Wiko Smartphone-pun berkomentar soal statement Menkominfo tersebut. Menurut Chief Executive Officer (CEO) Wiko Smartphone, Dwi Lingga Jaya, mengapresiasi adanya vendor yang berani menawarkan ponsel 4G dengan harga di bawah satu juta rupiah. Namun, yang dikhawatirkan dari ponsel murah tersebut adalah fitur-fiturnya yang kurang mendukung.
"Untuk Wiko Smartphone sendiri, ponsel 4G harga di bawah sejuta kita belum punya. Kita 4G untuk yang ke segmen ke atas. 4G di bawah sejuta belum, karena akan banyak fiturnya yang dikorbankan," katanya ketika dihubungi merdeka.com melalui sambungan telepon, Senin (26/10).
Berdasarkan dari hasil pengamatannya, orang pengguna 4G itu bukanlah pengguna smartphone yang pertama. Sehingga, ponsel 4G yang disuguhkan mereka kepada konsumennya, memiliki nilai lebih dibandingkan dengan para kompetitornya.
"Kita sebenarnya bisa-bisa saja mengeluarkan ponsel 4G harga seperti itu di akhir tahun ini, tetapi pasar kita kan lebih segmented. Apalagi jika pengguna pertama smartphone, mereka tidak akan mempermasalahkan itu 4G atau enggaknya," tuturnya.
Sementara itu, ketika dikonfirmasikan terkait persoalan yang sama ke Country Lead Smartphone Division, Lenovo Indonesia, Adrie R. Suhardi, dirinya hanya mengundang Merdeka.com untuk hadir di acaranya pada 4 November 2015. Namun, Dia menampik jika kedatangan Menkominfo untuk hadir meluncurkan produk barunya.
"Coba nanti datang ke undangan 4 November. Ada Pak Menkominfo. Ooo bukan, itu maksudnya tanggal 4 November kami mau mengundang Pak Menkominfo dan itu bukan peluncuran produk. Lebih jelasnya, ditunggu saja undangannya kalau belum menerima," terangnya.
(mdk/lar)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya