Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Planet bercincin ditemukan bersembunyi di belakang Saturnus

Planet bercincin ditemukan bersembunyi di belakang Saturnus Saturnus. © Softpedia.com

Merdeka.com - Tata surya kita diketahui hanya mempunyai 8 planet saja. Dan salah satu yang paling unik tentu planet Saturnus dengan cincin raksasanya. Nah, bagaimana bila ilmuwan menemukan satu lagi planet bercincin di tata surya?

Ahli antariksa dari MIT (Massachusetts Institute of Technology), berhasil menemukan sebuah planet kerdil yang terlihat bak kembaran Saturnus. Secara kebetulan, planet itu tepat berada di antara planet Saturnus dan Uranus.

Ilmuwan MIT lantas menamainya 'Chiron', sama dengan makhluk setengah kuda dan setengah manusia (sentaurus) yang ada di film box office berlatar belakang mitologi Yunani, 'Percy Jackson'.

Bukan tanpa alasan ilmuwan menamainya dengan nama salah satu bangsa sentaurus. Planet Chiron memang dianggap sebagai planet 'berdarah campuran' karena terlihat seperti planet gabungan antara asteroid dan komet.

Layaknya komet, Chiron dikelilingi oleh debu luar angkasa. Karena Chiron berbentuk planet, debu-debu itu akhirnya berputar mengelilinginya dan membentuk sebuah cincin, mirip dengan milik Saturnus.

"Kami tidak menyangka bila Chiron adalah sebuah planet 'sentaurus' bercincin yang jarang ditemukan di antara deretan planet luar, mulai dari Jupiter hingga Pluto," ujar Amanda Bosh, salah satu ilmuwan MIT, Daily Mail (16/03).

Planet Chiron pertama kali ditemukan di tahun 1977, dan menjadi jenis planet 'sentaurus' pertama. Dan baru akhir-akhir ini ilmuwan yakin planet Chiron mempunyai cincin. Dari penemuan ini lah, ilmuwan yakin bila ada 44.000 planet serupa dengan Chiron di tata surya kita!

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP