Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Petinggi Teknologi Ini Sebut TikTok 'Parasit', Mengapa?

Petinggi Teknologi Ini Sebut TikTok 'Parasit', Mengapa? Ilustrasi TikTok. ©2019 theverge.com

Merdeka.com - TikTok adalah aplikasi sharing video yang sampai saat ini masih menjadi pilihan generasi muda untuk beraktualisasi diri. Namun salah satu pentinggi teknologi justru menganggap platform tersebut dengan sentimen negatif.

CEO dan co-founder dari website konten dan agregasi berita Reddit, menyebut TikTok sebagai "fundamental parasit".

Melansir TechCrunch, sang CEO yakni Steve Huffman merujuk pernyataan ini kepada soal privasi. Huffman menyebut bahwa praktik pelacakan perangkat pengguna berdasarkan teknologi sidik jari adalah hal yang bermasalah.

"Mungkin saya akan menyesali ini, namun saya bahkan tidak bisa mencapai tingkat pemikiran seperti TikTok," ungkap Huffman yang jadi pembicara di acara Social 2030 venture capital conference.

"Karena saya melihat aplikasi tersebut sebagai parasit yang sangat fundamental, yang selalu mendengarkan, (serta) teknologi sidik jari yang mereka gunakan benar-benar menakutkan, dan saya tidak bisa menginstal aplikasi seperti itu di smartphone saya," lanjutnya.

"Saya secara aktif memberi tahu orang-orang, 'Jangan pasang spyware itu di ponsel Anda,'" tutup Huffman.

Teknologi Sidik Jari TikTok

Teknologi sidik jari yang dimaksud oleh Huffman adalah kombinasi pelacakan audio dan browser untuk menentukan pengguna mana yang menonton dan berbagi video di aplikasi dan web.

ByteDance sebagai perusahaan induk TikTok, mengklaim bahwa teknologi sidik jari ini digunakan untuk mengidentifikasi perilaku jahat dari browser, seperti Malware.

Meski demikian, malware sebenarnya tidak menjangkit TikTok dari browser bahkan ketika script dari teknologi sidik jari ini dimatikan, mengutip uji coba Matthias Eberl dari Rufposten.

Menurut Anda?

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP