Perwakilan Facebook Indonesia batal bertemu DPR hari ini
Merdeka.com - Pertemuan antara Facebook Indonesia dengan komisi I DPR RI, dikabarkan ditunda. Hal itu dibenarkan oleh anggota Komisi I DPR RI, Sukamta.
"Iya, benar ditunda," jelas Sukamta kepada merdeka.com melalui pesan singkat, Rabu (11/4).
Menurutnya, penundaan itu karena faktor teknis. Sayangnya, ia tak menjelaskan faktor teknis yang dimaksudkan.
"Faktor teknis saja," katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, pertemuan komisi I DPR RI dengan perwakilan Facebook Indonesia, direncanakan pada Selasa pekan depan.
"Ditunda ke tanggal 17 April 2018," ungkap dia.
Sebagaimana diketahui, pertemuan antara komisi I DPR RI dengan Facebook akan dilakukan pada hari ini, Rabu (11/4). Pertemuan itu akan membahas mengenai dugaan kebocoran 1 juta data pengguna Facebook di Indonesia.
Pada hari ini juga, pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg tengah dimintai pertanggungjawabannya di hadapan parlemen AS. Dihadapan para senator yang hadir, Zuckerberg langsung diberondong berbagai macam pertanyaan selama lima jam terkait privasi dan penggunaan data Facebook.
Sebelumnya, berdasarkan siaran pers Facebook, Rabu (4/4), mereka mengakui bahwa terdapat 87 juta data yang dimungkinkan disalahgunakan oleh CA.
Dari 87 juta data yang kebobolan, sebagian besar adalah pengguna Facebook dari Amerika Serikat atau sekitar 81,6 persen data disalahgunakan. Selain Amerika Serikat, ada beberapa negara termasuk Indonesia.
Indonesia masuk urutan ketiga data yang disalahgunakan. Sekitar 1,3 persen dari 87 juta. Di atas Indonesia, ada Filipina yang kemungkinan besar penyalahgunaan data pengguna dari negeri itu sekitar 1,4 persen. Selain ketiga negara itu di antaranya Inggris, Mexico, Kanada, India, Brazil, Vietnam, dan Australia.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya