Persaingan Instagram dan Snapchat memikat kawula muda makin panas!
Merdeka.com - Di dunia sosial media, rupanya kini Snapchat sekarang sedang merajai. Tak hanya karena cakupan segmennya yang kebanyakan adalah kaum millennials atau mereka yang berumur di bawah 25 tahun, namun Snapchat sangat fokus juga di segmen tersebut.
Hal ini membuat banyak sosial media lain ternyata melakukan cara yang digunakan Snapchat untuk menjaring kawula muda. Yang paling getol adalah platform foto paling populer, Instagram.
Tak cukup dengan Instagram Story yang dipengaruhi konsep dari Snapchat Story, kini Instagram menambah juga fitur live video dan fitur messaging baru yang membuat pengguna bisa secara privat membagi pesan yang bisa langsung hilang, di luar Stories.

Fitur messaging di Instagram Direct yang sudah bisa kita nikmatiini, membuat Instagram makin mirip Snapchat. Dengan ini Anda bisa mengirimkan foto dan video ke teman atau kelompok teman, menggunakan kamera di fitur Stories, dan langsung hilang ketika mereka selesai melihatnya. Tak ada batasan berapa lama foto atau video ini bisa diakses selama itu adalah pertama kalinya foto atau video tersebut dibuka. Instagram bahkan akan memberi notifikasi jika mereka mengambil skrinsut atau mengulangi pesan Anda. Sungguh mirip Snapchat.
Selain itu, fitur berikutnya yang makin mengukuhkan persaingan Instagram dalam berebut segmen kawula muda adalah live video. Fitur live video ini hanya akan muncul ketika si pengguna melakukan live video. Ketika live video berakhir, video akan lenyap.


Fitur live video ada di dalam kamera stories, dan jika Anda mulai live, Instagram akan memberi notifikasi ke beberapa akun followers Anda berdasarkan seberapa sering Anda berinteraksi.
Konsep ini cukup mirip dengan Facebook Live ataupun Periscope. Namun jika melihat video live yang langsung lenyap, tentu Instagram bermaksud untuk mencari segmen lain dari yang sudah menemukan kenyamanan di Facebook live ataupun Periscope. Benar, segmen tersebut adalah anak muda.
Menurut pengamatan merdeka.com, fitur ini belum tersedia di Indonesia. Namun untuk beberapa akun yang berbasis di Amerika Serikat, fitur ini sudah bisa dicoba. Menurut Mashable, fitur live video ini akan muncul di semua pengguna Instagram dalam beberapa minggu.
Padahal, sebelum fitur Stories diperkenalkan di Instagram, dilansir dari NYMag, pengguna harian dari Instagram sudah mencapai 300 juta pengguna. Bahkan jumlah ini dihitung pasca digulirkannya fitur algoritma terbaru di Instagram pada Juni lalu. Ketika itu, pengguna aktif harian Snapchat hanya 100 juta saja.
Namun, tentu cakupan dari pengguna dari kaum milennials di Instagram tak seluas di Snapchat. Hal ini penting bagi Instagram yang kini telah berjalan juga sebagai platform bisnis. Tentu Instagram ingin memastikan cakupan umurnya lebih luas, agar pengguna yang meletakkan bisnisnya di Instagram lebih luas pula dan lebih tepat guna.
Akankah kaum milennials terpikat untuk kembali eksis di Instagram? Serta inovasi apalagi yang akan diluncurkan Snapchat pasca suksesnya kacamata imut berkamera video 'Spectacles,'? Kita tunggu saja persaingan kedua jejaring sosial raksasa ini dalam merebut hati kawula muda.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya