Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perluas Pasar, Apple Produksi iPhone Murah di India

Perluas Pasar, Apple Produksi iPhone Murah di India iPhone 6s. © theverge.com

Merdeka.com - India adalah pasar smartphone terluas kedua di dunia, setelah Tiongkok. India sendiri adalah negara berkembang yang masyarakatnya punya kecendeungan membeli smartphone entry-level atau mid-range, dengan penguasa pasarnya adalah Xiaomi.

Nah, Apple mencoba untuk melakukan penetrasi ke pasar India, dengan strategi berupa penjualan model iPhone lawas yang memiliki harga terjangkau.

Hal ini sudah terjadi mulai awal tahun ini, di mana Apple mengiklan di negeri Hindustan tersebut untuk produknya yakni iPhone 6S. iPhone keluaran 2015 ini disebut dibuat secara lokal di India dan hanya dibanderol setara Rp 5,3 Juta.

Hal ini diikuti oleh iPhone SE kala itu, serta tambahan produksi dari iPhone 6s dan juga iPhone 7. Bahkan deretan iPhone terbaru juga dilaporkan Phone Arena mulai diproduksi di India. Hal ini mengingat Apple sudah lama ingin merelokasi produksi iPhone ke luar Tiongkok.

iPhone XR Made in India

made in india rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Pabrikan rekanan Apple untuk membuat iPhone yakni Foxconn, kini dilaporkan oleh The Wall Street Journal bahwa Apple sedang memproduksi iPhone XR di India.

WSJ melaporkan bahwa untuk melancarkan penjualan iPhone murah ini, Foxconn telah mengangkat karyawan dari awalnya hanya ratusan, sekarang telah mencapai 30.000 karyawan.

Apple pun meningkatkan kapasitas produksi iPhone murah tersebut jadi 50 juta unit per tahun, dengan pasokan komponen lokal yang diambil dari 300 pemasok.

Apple Coba Keluar Dari Tiongkok

keluar dari tiongkok rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Apple sendiri, seperti yang telah disampaikan di atas, memang berniat memindahkan proses produksinya dari Tiongkok. Pasalnya, presiden Donald Trump memberlakukan tarif yang tinggi untuk unit yang diimpor dari Tiongkok.

Hal ini memberatkan, karena tarif ini adalah pajak impor yang harus dibayar Apple. Permasalahannya, hal ini tidak serta merta sebuah kegiatan impor. Karena semua produk Apple didesain di AS dan hanya 'dirakit' Tiongkok.

Pilihan Apple mengerucut menjadi pembayaran pajak oleh Apple, sebagian Apple sebagian konsumen, atau secara keseluruhan dibayar konsumen dengan risiko harga perangkat yang makin tinggi.

Sejauh ini, Apple sendiri masih membayar sendiri pajaknya di berbagai perangkat yang dirakit di Cina, seperti iPhone, iPad, AirPods, dan Apple Watch. Nah, memindahkannya ke India adalah salah satu cara terbaik menghindari wacana Trump yang sebenarnya bertujuan membawa Apple untuk diproduksi di AS.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP