Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perluas Inklusi Digital, Grab dan Warung Pintar Kerja Sama

Perluas Inklusi Digital, Grab dan Warung Pintar Kerja Sama Aplikasi Grab. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Grab dan Warung Pintar, mengumumkan kemitraan untuk memperdalam misi sosial demi mengentaskan kemiskinan dan mengedepankan kesetaraan, melalui pemberdayaan komunitas lapis bawah (grassroots) di Indonesia untuk beralih ke perekonomian digital.

Kemitraan ini didukung dan difasilitasi oleh Asean Impact Challenge (AIC), sebuah platform regional yang dirancang untuk menemukan para inovator dan entrepreneur di Asia Tenggara yang mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals - SDGs) dari PBB.

Di tahun 2018, AIC berkolaborasi dengan Grab dan mengadakan program GrabImpact Award yang perdana, dengan tujuan untuk menjangkau inovator-inovator di Asia Tenggara dan membantu pengembangan teknologi yang dapat memecahkan tantangan-tantangan mobilitas, O2O, dan pembayaran di wilayah tersebut.

Setelah melalui proses seleksi bersama lebih dari 500 nominasi dan pendaftaran dari 10 negara Asia Tenggara, GrabImpact Award dianugerahkan kepada Warung Pintar di bulan November tahun lalu.

Penghargaan tersebut menempatkan Warung Pintar di jalur cepat ke akselerator Grab Ventures Velocity dan karenanya, Warung Pintar berhak mendapatkan layanan Grab senilai USD10.000 selama satu tahun. Tahun lalu, Grab Ventures telah mengumumkan alokasi dana sebesar USD250 juta untuk membantu startup teknologi Indonesia untuk merambah wilayah Asia Tenggara.

Grab dan Warung Pintar meresmikan kemitraan mereka hari ini dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU),disaksikan oleh Semuel Pengerapan, Direktur Jendral Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia; Hari Sungkari, Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF); dan Era Natasha, Programme Lead dari ASEAN Impact Challenge.

Chris Yeo, Head, Grab Ventures mengatakan, perjalanan dalam menyediakan jutaan akses kepada layanan harian mendasar telah membuka kesempatan bisnis bagi lebih dari 8,5 juta pengusaha mikro, terutama di Indonesia. Tujuannya adalah untuk memberdayakan 100 juta pengusaha mikro di wilayah ini pada tahun 2020.

"Kami tidak bisa melakukannya sendiri. Dampak kita akan lebih besar dan lebih berarti jika ada kemitraan dengan para inovator yang memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk memperbaiki kualitas kehidupan lebih dari 650 juta penduduk Asia Tenggara. Kami sangat menantikan untuk dapat bekerja bergandengan tangan dengan Warung Pintar untuk mengangkat mereka yang membutuhkan, membantu mereka untuk mengembangkan kemampuan dan memperbaiki kehidupan mereka," ujarnya.

Sementara, Ridzki Kramadibrata, Managing Director, Grab Indonesia mengatakan, pihaknya memiliki komitmen kuat kepada target pertumbuhan sosial ekonomi jangka panjang dan perluasan lapangan kerja Indonesia Indonesia melalui rancangan ‘Grab 4 Indonesia’ 2020.

"Agustus lalu, kami berkomitmen untuk menginvestasikan USD250 juta untuk membantu startup teknologi Indonesia tumbuh lebih cepat dan mengembangkan bisnis mereka ke luar Indonesia. Kemitraan dengan Warung Pintar yang diresmikan hari ini mencerminkan janji kami untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekosistem dan bakat startup teknologi Indonesia, dan bekerja bersama untuk memberdayakan lebih banyak lagi pengusaha mikro di negara ini melalui teknologi," ungkapnya. (mdk/faz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP