Perangi kanker dengan virus campak?
Merdeka.com - Dengan banyaknya pasien yang mengalami 'penderitaan' saat melakukan perawatan penyakit kanker, seperti radiasi dan kemoterapi. Mendorong peneliti untuk mengembangkan cara baru untuk melawan ganasnya sel kanker, terutama kanker sel plasma darah atau Myeloma.
Seperti yang dilansir oleh Health24 (19/5), Klinik Mayo di negara bagian Minnesota, Amerika Serikat, baru-baru ini mengembangkan cara baru untuk membunuh sel-sel kanker darah menggunakan cara yang terbilang radikal, yaitu dengan suntik virus campak.
Tentunya virus yang digunakan adalah virus untuk vaksin yang sudah dilemahkan dan direkayasa. Uniknya, vaksin campak ini 10.000 kali lebih kuat dari pada vaksin campak biasa.
Percobaannya pun masih dalam sekala kecil, terhitung masih ada dua pasien kanker Myeloma yang telah disuntik dengan metode ini.
Hasilnya, pasien pertama telah dinyatakan sembuh total dengan menghilangnya tumor-tumor yang merupakan cikal bakal dari kanker. Sayangnya, pasien yang lain kankernya 'kembali' setelah dinyatakan sembuh.
Pada dasarnya, virus ini bekerja dengan menghancurkan sel-sel kanker yang terletak pada tumor, terutama yang menginfeksi daerah tulang.
Myeloma sendiri membunuh 70.000 orang per setahun dengan 'menyisakan' harapan hidup 45 persen dalam 5 tahun. Para dokter dari klinik Mayo pun berharap bisa segera melaksanakan uji coba dalam sekala besar agar bisa mendapatkan kesimpulan akhir dari metode ini. (mdk/bbo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya