Penjualan perangkat CDMA terhenti, nasib operator tak menentu

Reporter : Arif Pitoyo | Kamis, 19 September 2013 18:09




Penjualan perangkat CDMA terhenti, nasib operator tak menentu
Operator Indonesia. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Penyedia perangkat code division multiple access (CDMA) ternyata telah menghentikan produksinya sejak 2010 dan bersiap bergabung dengan vendor GSM untuk menyediakan perangkat Long Term Evolution (LTE).

Padahal, di Indonesia, masih terdapat lima operator CDMA, yaitu PT Bakrie Telecom (Esia), PT Smartfren Telecom Tbk (fren), PT Smart Telecom (Smart), PT Indosat Tbk (StarOne), dan PT Telkom Tbk (Flexi).

Anggota BRTI Nonot Harsono mengungkapkan regulator sedang berusaha menatanya, termasuk rencana pemindahan Smart Telecom ke pita 2,3 GHZ, dan penataan frekuensi 850 MHZ menuju teknologi netral.

"Teknologi CDMA sebenarnya sudah berhenti, karena vendornya sudah tidak menjual lagi perangkatnya. Sekarang operator CDMA hanya beroperasi pada perangkat yang ada saja, tidak bisa ditambah dan diperluas," ujarnya, Kamis (19/9).

Menurut dia, pada frekuensi 850 MHZ, sebaiknya operator tersebut segera bersatu sedangkan kepemilikan perusahaannya berdasarkan persentase saham masing-masing.

Teknologi CDMA berbasis di Amerika Serikat sedangkan GSM dari Eropa. Pada awal 2000, CDMA hadir di Indonesia dan terlihat begitu menjanjikan. Kecepatan CDMA 2000 saat itu bahkan disebut-sebut setara dengan 3G, dan CDMA ev-do setara dengan 3,5 G.

Namun, dalam perkembangannya, CDMA lebih banyak dipakai untuk layanan telepon dengan mobilitas terbatas (fixed wireless access/FWA). Teknologi CDMA terkenal memberikan layanan telekomunikasi yang murah.

Namun, interoperabiltas dengan GSM di dunia nampaknya menjadi kendala perkembangan CDMA, karena jumlah pengguna GSM ternyata jauh lebih besar daripada CDMA.

Kini, operator CDMA tinggal menghitung hari, karena selain kondisi keuangan yang berdarah-darah, juga handset maupun perangkat jaringannya sudah tidak ada lagi di pasaran.

[ega]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Doyan makan masakan China? Ini 6 bahaya kesehatan di baliknya
  • Bos Koran Riau akui antar uang suap buat Annas Maamun
  • Air masih menggenang, Kabupaten Bandung dikepung macet
  • Kata-kata indah Ani Yudhoyono di Hari Ibu buat terharu
  • Ketua Komisi III: Saya pernah coba miras oplosan
  • Mendagri akan pelototi anggaran daerah agar tak dikorupsi
  • Jenderal Moeldoko ingin TNI jadi paling kuat se-ASEAN
  • Sebelum puas nikmati hidup, Cinta Laura nggak mau nikah
  • Judek suami nikah lagi, wanita Kuwait gores bodi mobil Rp 5,3 M
  • 2 Siswa juara iptek di AS tagih janji beasiswa ke Kemendikbud
  • SHOW MORE