Penjualan iPhone di 2017 melemah, masyarakat tunggu iPhone 8?
Merdeka.com - Apple baru saja melaporkan pemasukan kuartal kedua 2017. Dari laporan tersebut, sang raksasa teknologi melaporkan angka penjualan iPhone yang meleset dari ekspektasi. Dilansir dari Phone Arena, Apple diharapkan menjual 52 juta perangkat iPhone di tiga bulan pertama.
Ternyata, Apple tak berhasil memenuhi ekspektasi tersebut. Hal ini dikarenakan Apple hanya menjual 50,8 juta perangkat iPhone hingga Maret lalu. Sang CEO, Tim Cook, dalam wawancaranya bersama CNBC, menyebut melemahnya penjualan ini disebabkan oleh "perilaku penundaan pembelian" yang terjadi karena iPhone edisi spesial ulang tahun ke 10 direncanakan akan rilis di tahun ini. Tak mengherankan, berbagai fitur menarik telah dirumorkan muncul di iPhone 8, termasuk yang paling utama adalah layar AMOLED.
Seperti yang disebut oleh Tim Cook, konsumen tentu lebih menunggu datangnya perangkat yang lebih canggih, lebih cantik, dan lebih bertenaga ketimbang membeli yang lebih lama.
Angka ini pun menurun dari angka tahun lalu di mana Apple berhasil menjual 51,2 juta perangkat iPhone di kuartal pertama 2016.
Uniknya, penyebab utama selain soal "perilaku penundaan pembelian", Tim Cook menyebut melemahnya angka penjualan ini ada keterkaitan dengan penjualan di China. Menurut laporan, penjualan di China menurun 14 persen setiap tahunnya. Jadi jika China tak dihitung, penjualan iPhone dilaporkan justru tumbuh dengan baik. Hal ini sedikit banyak memperlihatkan kembalinya kepercayaan masyarakat China terhadap smartphone besutan produsen lokal.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya