Pengguna kecewa dengan iPhone 5
Merdeka.com - Aplikasi Map milik iPhone 5 diketahui memang memiliki banyak error. Apple harus berhati-hati karena jumlah pengguna yang merasa terganggu akan error tersebut berjumlah cukup banyak.
Hal ini terbukti dari hasil analisis Crimson Hexagon, sebuah firma riset, yang meneliti data tweet yang menyebut aplikasi Maps iPhone 5. Pada penelitian yang berasal pada lebih dari 50.000 tweet tersebut membuktikan hanya 10 persen yang tidak terganggu. Sedangkan 22 persen merasa sangat terganggu dan membenci aplikasi Maps milik iPhone 5.
Sejumlah 30 persen tweet lainnya berisi humor sarkasme tentang iPhone 5. Mereka tampaknya menggunakan sarana humor tersebut untuk menyampaikan kekecewaannya. Sedangkan 38 persen sisanya berisi tweet netral. Tweet tersebut hanya digunakan untuk menyebarkan berita kerusakan aplikasi Maps iPhone 5.
Selain meneliti sentimen pengguna Twitter tentang iPhone5, Crimson Hexagon juga menganalisis tingkat ketertarikan konsumen. Dari hasil analisis tersebut, Crimson Hexagon mendeteksi adanya penurunan minat konsumen pada iPhone 5 yang cukup fenomenal itu.
Tweet positif tentang iPhone 5 tercatat jatuh menjadi 30 persen dari jumlah sebelumnya yang mencapai 38 persen saat peluncuran. Sementara, menurut informasi Mashable (27/09), tweet negatif jumlahnya meningkat dari 11 persen menjadi 20 persen. 12 persen dari tweet negatif tersebut mengeluhkan aplikasi Maps iPhone 5 yang rusak. (mdk/ikh)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya